Hubungan antara Stres Pengasuhan dengan Kualitas Interaksi Orang Tua dan Anak Balita
ANIS DAFFA LUTHFIANA, Widyawati, S. Kep., M. Kes., Ph. D; Lely Lusmilasari, S.Kp., M. Kes., Ph. D; Ami Novianti Subagya, S.Kep., Ns., M. Kep
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Stres pengasuhan merupakan kondisi orang tua yang mengalami
kesulitan atau hambatan dalam proses mengasuh anaknya. Orang tua yang mengalami
stres selama mengasuh anaknya akan menyebabkan anak kurang mendapatkan
perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Apabila hal tersebut dibiarkan
secara terus-menerus maka kualitas interaksi antara orang tua dengan anak akan
semakin memburuk.
Tujuan Penelitian: Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres pengasuhan dengan kualitas
interaksi orang tua dan anak balita.
Metode: Penelitian
ini merupakan penelitian dengan desain studi cross sectional. Responden
penelitian yaitu 93 orang tua yang memiliki anak balita dengan usia 3-5 tahun.
Pengambilan data menggunakan teknik cluster sampling. Data mengenai
stres pengasuhan diperoleh melalui kuesioner Parenting Stress Index-Short
Form, sedangkan data kualitas interaksi orang tua dengan anak balita
diperoleh melalui kuesioner Child Parent Relationship Scale. Uji
statistic yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square.
Hasil: Orang
tua dengan anak usia 3-5 tahun mayoritas memiliki tingkat stres pengasuhan yang
normal dan interaksi orang tua dengan anak dengan tipe closeness maupun conflict
hampir seimbang. Terdapat hubungan yang signifikan antara stres pengasuhan
dengan kualitas interaksi orang tua dengan anak balita (p value = 0,002).
Kesimpulan: Terdapat
hubungan antara stres pengasuhan dengan kualitas interaksi orang tua dengan
anak balita. Rekomendasi pada penelitian ini yaitu peneliti lain diharapkan
dapat meneliti hubungan antara stres pengasuhan dengan kualitas interaksi orang
tua dan anak balita menggunakan metode pengisian kuesioner yang didampingi oleh
peneliti.
Background: Parenting
stress is a condition of parents who experience difficulties or obstacles in
the process of caring for their children. Parents who experience stress while
caring for their children will cause children to receive less attention and
affection from their parents. If this is allowed to continue, the quality of
interaction between parents and children will worsen.
Objective: This
study aims to determine the relationship between parenting stress and the quality
of interaction between parents and toddlers.
Method: This
research is a cross sectional study design. The research respondents were 93
parents who had children under five years of age 3-5 years. Data were collected
using cluster sampling technique. Data on parenting stress were obtained
through the Parenting Stress Index-Short Form questionnaire, while data on the
quality of interaction between parents and toddlers were obtained through the
Child Parent Relationship Scale questionnaire. The statistical test used in
this study was Chi SquareTest.
Result: The
majority of parents with children aged 3-5 years had normal levels of parenting
stress and the interaction between parents and toddler with closeness and
conflict types is almost balanced. There is a significant relationship between
parentingstress and the quality of parental interactions with toddlers (p value
= 0.002).
Conclusion: There
is a relationship between parentingstress and the quality of parental
interactions with toddlers. The recommendation in this study is that other
researchers are expected to examine the relationship between parenting stress
and the quality of interaction between parents and toddlers using the
questionnaire filling method accompanied by the researcher.
Kata Kunci : Balita, kualitas interaksi orang tua dengan anak, stres pengasuhan