Balanced Scorecard sebagai salah satu alternatif sistem pengukuran kinerja pada PT Wisma Kosgoro
SITUMEANG, Alamsyah Rikardo M, Dr. Slamet Sugiri, MBA
2004 | Tesis | Magister ManajemenMenuju era perdagangan bebas, perusahaan-perusahaan nasional semakin dituntut untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan asing karena perusahaan tersebut semakin bebas untuk mendirikan perusahaaan di Indonesia. Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan nasional agar dapat bersaing adalah dengan memperbaiki kinerja mereka dengan mengevaluasi kembali sistim pengukuran kinerja yang selama ini diterapkan. Umumnya perusahaan menilai kinerja hanya berdasarkan sisi keuangan yang dapat menyesatkan bagi suatu perbaikan yang berkelanjutan. Pengukuran kinerja yang hanya menggunakan data keuangan yang ada tidak dapat menunjukkan efisiensi perusahaan, tetapi untuk mengetahui kemampuan lain tersebut juga harus menggunakan data-data non keuangan seperti tingkat kepuasan, waktu yang dibutuhkan dalam permrosesan produk, serta kemampuan sumber daya manusianya. Oleh karena itu, penulis ingin membandingkan pengukuran kinerja yang telah dilkakukan oleh PT Wisma Kosgoro dengan sistim pengukuran kinerja dari konsep Balanced Scorecard digunakan sebagai alternatif pengukuran kinerja. Adapun metode yang digunakan untuk memperoleh data adalah dengan studi pustaka dan studi lapangan. Secara umum, PT Wisma Kosgoro belum menerapkan Balanced Scorecard sebagai sistim pengukuran kinerja perusahaan. Keempat perspektif tidak terintegrasi secara menyeluruh sehingga pengukuran kinerja tidak selaras dengan yang lainnya dan dapat menimbulkan penyimpangan visi dan misi sehingga pengukuran tersebut harus diintegrasikan dalam Balanced Scorecard.
Heading Towards the free trade era, national companies are on demand to be able to compete with foreign companies. It is quiet urgent, considering the fact that they are getting better chance in running their business here in our beloved country. National companies have one way, among others, to compete with foreign companies, that is to review the applied method measurement system. In general, companies measure their method only on finance basis. This can be troublesome to continuing improvement. Such method measurement system, which is based on actual financial data, cannot indicate company efficiency. Furthermore, to find out othe capabilities, it is advisable to use non-financial data such as customer satisfaction, the length of product processing time and the human resource's capacity. Therefore, the writer feels the need to compare sommon method measurement applied by companies to Balabced Scorecard measurement system applied in Wisma Kosgoro, Ltd. In order to get necessary data and theories, the writer uses methods such as research study and field study. Wisma Kosgoro Ltd has not implemented the perspectives in the Balanced Scorecard as the indications in measuring the company's method. Yet, the four perspectives are not completely integrated. It makes the company's method measurement losses its harmony. It can cause deflection of the company's vision and mission. To avoid such major problem, the measurement must be integrated in Balanced Scorecard measurement system.
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Pengukuran Kinerja,Balanced Scorecard