Laporkan Masalah

Pusat Daur Ulang Organik di Kota Yogyakarta dengan Pendekatan Siklus Pertanian Terpadu: Zero Waste Farm-Gallery

Muhammad Hafidz Imaduddin, Ir. Kurnia Widiastuti, S.T., M.T., IAI, IPM; Dr. Eng. Nedyomukti Imam Syafii, S.T., M.Sc.

2023 | Skripsi | ARSITEKTUR

Ketahanan pangan adalah bagian yang harus dimiliki oleh warga sekitar agar bisa berdiri sendiri dengan adanya atau tiadanya krisis pangan. Dengan membiasakan mandiri secara ketahanan pangan maka nantinya akan memberikan dampak positif kepada ekonomi masyarakat sekitar dan juga membantu daerah-daerah yang membutuhkan suplai pangan. Jikap angan tidak terseraps empurna maka nantinya akan muncul permasalahan sampah organik dan memunculkan permasalahan-permasalahan baru terkait sampah hingga lahan yang digunakan untuk mnampung sampah organik. Permasalahan-permasalahan terkait sampah organik sudah lama menjadi momok di tempat pembuangan akhir (TPA) di berbagai kota yang mana memberikan dampak TPA selalu dalam keadaan yang overload dan/atau overcapacity. Dengan terbiasanya membuang/menerima sampah organik tanpa memikirkan cara mengurangi volume sampah yang sudah lama tertimbun di sana. Menggabungkan dua isu penting untuk satu topik penyelesaian merupakan tantangan tersendri karena keduanya memiliki stigma yang kuat dengan polusi udara. Menjadi isu yang harus dipikirkan secara matang karena didesain di tengah pemukiman warga.

Untuk mengumpulkan data-data yang terkait dengan isu, maka dilakukan metoda-metoda pengumpulan data dan didokumentasikan secara langsung agar memiliki acuan-acuan dalam mendesain nantinya. Setelah melakukan mengumpulan data maka ditemukan masalah-masalah yang akan diselesaikan melalui perancangan integrated farm dan pengolahan sampah organik.

Masalah-masalah yang ditemukan dalam melakukan analisis fungsi, analisis konteks, analisis teori, dan dilakukan perbandingan antar analisis untuk menemukan masalah-masalah baru. Permasalahan yang akan dihadapi oleh integrated farm dan pengolahan sampah organik nantinya adalah: menciptakan desain yang menghilangkan kesan jorok, menciptakan desain untuk mewadahi rekreasi dan edukasi, menciptakan produk yang bisa dinikmati warga sekitar, menjawab permasalahan polusi yang dihasilkan oleh integrated farm dan pengolahan sampah organik, memunculkan minat masyarakat untuk mempelajari integrared farm, penggunaan siklus organik dalam tapak, dan menciptakan tapak yang bisa memunculkan berbagai aktivitas dan mengekspresikan diri.

Konsep yang merupakan hasil sintesis dari bab-bab sebelumnya (bab 1 hingga bab 4) berfungsi untuk sebagai acuan dalam perancangan integrated farm dan pengolahan sampah organik sehingga dalam perancangan nanti tidak kehilangan arah dan bisa sebagai faktor pendukung untuk memaksimalkan hasil produksi dan hasil pengolahan yang akan dipegang dan berdampak positif nantinya.

Food security is a part that must be owned by local residents in order to stand alone with the presence or absence of a food crisis. By getting used to be independent in food security, it will have a positive impact on the economy of the surrounding community and also help areas that need food supplies. If food is not fully absorbed, there will be problems of organic waste and raise new problems related to waste to the land used to collect organic waste. Problems related to organic waste have long been a scourge in landfills in various cities where the impact of landfills is always in a state of overload and/or overcapacity. By getting used to disposing/receiving organic waste without thinking about how to reduce the volume of waste that has been buried there for a long time. Combining two important issues for one solution topic is a challenge because both have a strong stigma with air pollution. It is an issue that must be thought out carefully because it is designed in the middle of a residential area.


To collect data related to the issue, data collection methods are carried out and documented directly so that they have references in designing later. After collecting data, problems are found that will be solved through the design of an integrated farm and organic waste processing.


The problems found in performing function analysis, context analysis, theoretical analysis, and comparison between analyses are carried out to find new problems. The problems that will be faced by integrated farms and organic waste processing will be: creating designs that eliminate the impression of being dirty, creating designs to accommodate recreation and education, creating products that can be enjoyed by local residents, answering the problem of pollution produced by integrated farms and processing organic waste, raising public interest in studying integrated farms, the use of organic cycles in the site, and creating a site that can bring out various activities and express themselves.


The concept which is the result of synthesis from the previous chapters (chapters 1 to chapter 4) serves as a reference in the design of an integrated farm and organic waste processing so that in the later design it does not lose its direction and can be a supporting factor to maximize the production results and processing results that will be held and have a positive impact later.

Kata Kunci : pangan, integrated, farm, pengolahan, sampah, organik

  1. S1-2023-399806-abstract.pdf  
  2. S1-2023-399806-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-399806-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-399806-title.pdf