Evidence on stationarity of beta coefficients :: The Case of Indonesia
ROZANO, Putu Adhi, Prof.Dr. Eduardus Tandelilin, MBA
2004 | Tesis | Magister ManajemenTujuan dari penelitian ini adalah mencoba menggali isu tentang stabilitas beta di Bursa Saham Jakarta (JSX). Beta saham merupakan bagian yang penting dalam manajemen keuangan modern. Oleh karena itu, mengukur beta yang akurat akan merupakan bagian yang penting dalam keputusan investasi. Penelitian ini mencakup analisis terhadap beta individual dan beta portfolio untuk menguji stabilitas beta di JSX. Penelitian ini menggunakan data mingguan dari 84 saham yang terdaftar di JSX dari minggu pertama Januari 1998 sampai minggu terakhir Desember 2003. Indeks Harga Saham (IHSG) digunakan sebagai proxi pasar. Penelitian ini juga menggunakan Model Indeks Tunggal (SIM) dalam perhitungan beta. Beta saham akan dibagi menjadi tiga (3) panjang periode estimasi yaitu 1-tahun, 2-tahun, dan 3- tahun panjang periode estimasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas saham bergantung pada panjang periode estimasi. Beta akan semakin baik dalam panjang periode estimasi yang lebih panjang. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa beta portfolio lebih stabil dan lebih dapat diprediksi dibandingkan dengan beta individu saham.
The purpose of this study is tries to explore the issue of beta stationarity on Jakarta Stock Exchange (JSX). Stock betas are an important part of modern finance. Therefore, measuring the right accurate beta will be an important thing in investment decision. The study will cover both individual beta and portfolio beta analysis to test the beta stationarity. This study used the weekly return of 84 stocks in the JSX from the first week of January 1998 to the last week of December 2003. The weekly Composite Index of JSX was used as the proxy of market return. Beta estimation was calculated by Single-Index Model method. Stocks beta were divided into three time-horizon estimation that is 1- year, 2- year, and 3- year time-horizon estimation. The tests indicate that the stationarity of beta is dependent on the time-horizon estimation. Beta stationarity will be better off using longer time- horizon estimation. There is also indication that portfolio betas are more stable and predictable than individual betas.
Kata Kunci : Pasar Modal, Stabilitas Beta Saham, beta coefficient, beta stationarity, stocks beta, portfolio beta, Single-Index Model, correlation coefficient, transition matrix.