Laporkan Masalah

A Study of mortgage securitization scheme in PT Bank Tabungan Negara (Persero)

MIRHADI, Riwin, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Bank BTN selaku bank pemberi kredit pemilikan rumah atau KPR mengalami kendala “kesenjangan jatuh tempo” karena beroperasi dengan mengandalkan pasiva berjangka pendek (tabungan, giro, dam deposito berjangka) dan aktiva berjangka panjang (kredit perumahan dan sejenisnya). Dalam rangka mengelola risiko tersebut maka bank penyedia KPR dapat menerapkan sekuritisasi KPR untuk menguba h KPR menjadi surat berharga. Studi ini akan mengidentifikasi skema sekuritisasi KPR yang sesuai dan menelaah skenario implementasi bagi skema sekuritisasi KPR di Bank BTN. Tinjauan ini merupakan studi deskriptif dengan pengumpulan data dari sumber data sekunder melalui telaah pustaka. Jenis analisis yang dipergunakan adalah teknik kualitatif. Pada dasarnya sekuritisasi KPR mempunyai dua ciri khas umum. Pertama adalah “jual lepas” atau “transaksi di luar neraca” melalui skema sekuritas beragunan KPR. Kedua adalah “pengagunan aktiva” atau “transaksi di dalam neraca” melalui penerbitan obligasi beragunan KPR. Bagi Bank BTN, skema yang paling sesuai adalah penerbitan obligadi beragunan KPR. Di dalam proses penerbitannya Bank BTN sepatutnya melakukan studi kelayakan dan mempersiapkan sumber daya dan daya dukung internal

Mortgage originators such Bank BTN has problem with mismatch maturity that the bank was operating primarily with short-term liabilities (saving accounts, current accounts, and time deposits) and long-term assets (residential mortgages and its related). Mortgage originator will be able manage the risk by introducing mortgage securitization to convert mortgage loans into securities. This study will identify the appropriate scheme for Bank BTN in mortgage securitization and investigate the implementation scenario for mortgage securitization scheme in Bank BTN. This is a descriptive study where data obtained from secondary resources through literature survey and the type of analysis method is a qualitative technique. Typically, there are two general characteristic of mortgage securitization. First is true sale or off-balance sheet transaction by using mortgage-backed securities scheme. Second is asset-assignment or on-balance sheet transaction by issuing mortgage-backed bond. For Bank BTN, the most appropriate mortgage securitization scheme is the issuance of mortgage-backed bond. In issuing process Bank BTN should develop feasibility study and prepare their internal resources and infrastructures.

Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Bank Tabungan Negara,Sekuriti KPR, mortgage securitization, secondary mortgage market, mortgagebacked securities, mortgage-backed bond


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.