Laporkan Masalah

Enhancing Bank BTN's performance measurement through balance scorecard

WITJAKSONO, R. Wahyu Budhi, Prof.Dr. Mas'ud Machfoedz, MBA

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Industri perbankan Indonesia saat ini berada pada kondisi yang labil. Sejak krisis moneter melanda Indonesia berbagai perubahan terjadi pada sektor perbankan, antara lain peraturan pemerintah, kompetisi dengan bank lain, juga tidak dapat dikesampingkan adalah perkembangan teknologi. Oleh karenanya Bank BTN perlu melakukan perubahan dan menintegrasikan strategi dengan pengukuran kinerja agar dapat mencapai tujuan perusahaan. Saat ini Bank BTN berada pada masa restrukturisasi yang mencakup seluruh sektor, seperti penyempurnaan sistem, struktur organisasi, sampai kesiapan sumber daya manusia agar dapat mendukung tujuan jangka panjang dan jangka pendek perusahaan. Untuk dapat melaksanakan strategi perusahaan, Bank BTN perlu melalukan perubahan pada pengukuran kinerjanya yang memberikan keseimbangan antara fokus pada pengukuran keuangan dan nonkeuangan. Kaplan dan Norton pada tahun 1992 memperkenalkan ‘Balance Scorecard’ yaitu suatu sistem strategis pengukuran kinerja yang memberikan kepada manajemen suatu kerangka yang terdiri dari empat sudut pandang; financial, konsumen, bisnis internal dan proses pembelajaran. Thesis ini memberikan suatu usulan model Balance Scorecard yang sesuai dengan strategi Bank BTN yang didasarkan pada proses bisnis perusahaan dan juga proses pendukungnya. Ukuran kinerja pada ke empat sudut pandang kemudian dihubungkan dalam suatu hubungan kausalitas. Analisa hubungan antar sebagian ukuran kinerja juga dilakukan dalam bentuk analisa korelasi. Dengan diimplementasikannya Balance Scorecard diharapkan Bank BTN dapat lebih efisien dan lebih produktif yang pada akhirnya akan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada konsumen dan juga peningkatan kinerja BTN secara keseluruhan.

Indonesian banking industry currently is going through moments of great volatility. The business environment change rapidly among other factors, from the deep economic crisis, change on regulation, and the evolution in information technology. Consequently Bank BTN needs to improve and establish a new system that integrates its strategy and performance measurement in order to value the effectiveness and the efficiency of pursuing the company goals. Currently Bank BTN is on the period of restructuring in all sectors that covers several aspect of the company, from systems and organizational structure to the readiness of human resources to support BTN’s long term and short term objectives. To have a grip on well implemented strategy, BTN needs to change existing performance measurement to have a balance between financial and non financial focus. There is one approached introduced by Kaplan and Norton in 1992, called Balance Scorecard. The approach provides management with a comprehensive framework that translates an organization’s mission and strategy into a coherent set of performance measures and viewed from four perspectives; financial, customer, internal business and learning and growth perspectives. This thesis proposed the model of Balance Scorecard that comprehends with BTN’s corporate strategy, based on value chain process areas and support process areas. The performance measures then mapped on to the metrics of each perspective based on caused-and-effect linkage. Some calculation was also presented to analysis the linkage on the scorecard. The implementation of Balance Scorecard hopefully will increase efficiency and productivity, which in finally will enhance service to customers and performance of Bank BTN.

Kata Kunci : Manajemen Perbankan,Pengukuran Kinerja,Balanced Score Card, The Balance Scorecard, Performance Measurement


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.