Laporkan Masalah

STRATEGI PENGHIDUPAN PELAKU INDUSTRI KERAJINAN BAMBU SENDARI DESA TIRTOADI (Studi Kasus Pengaruh Pandemi COVID-19)

Huffazh Abdalla Mumtaz, Prof. Dr. M. Baiquni, M. A.

2023 | Skripsi | PEMBANGUNAN WILAYAH

Aktivitas manusia khususnya yang terkait dengan upaya penghidupan seperti industri kerajinan bambu yang ada di Sendari merupakan faktor utama dalam penentu 

keberlangsungan penghidupan dalam tingkat rumah tangga. Kerentanan sebagai sebuah faktor eksternal dalam penelitian ini adalah Pandemi Covid-19 sangat berpengaruh 

terhadap keberlangsungan aktivitas tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kondisi serta perubahan aset penghidupan yang 

dimiliki oleh rumah tangga pelaku usaha industri kerajinan bambu, dan mengetahui strategi penghidupan yang dipilih sebagai respons terhadap kerentanan yang ada. Penelitian ini 

menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mendeskripsikan kondisi berdasarkan keadaan sesuai dengan yang ditemui di lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara 

observasi, dokumentasi, survei lapangan dan wawancara mendalam. Penelitian dilakukan terhadap responden yang merupakan keseluruhan pelaku usaha yang berjumlah 44 orang 

meliputi pemilik usaha dan pekerja. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dan uji Independent Sample T-Test untuk mendapatkan 

perubahan nilai aset. Penelitian yang dilakukan menjadikan responden yang terdiri dari pemilik usaha dan pekerja terbagi menjadi pemilik usaha yang tergabung dalam kelompok, 

pemilik usaha bukan anggota kelompok, pekerja tetap, dan pekerja lepas. Kondisi aset yang dimiliki oleh tiap rumah tangga pelaku di masa sebelum adanya situasi pandemi 

menunjukkan bahwa reponden pemilik usaha anggota kelompok merupakan pemilik nilai aset penghidupan paling tinggi diantara pelaku usaha lainnya. Perubahan nilai kepemilikan 

aset penghidupan yang cenderung menurun mendorong timbulnya respons dari para pelaku usaha yang berupa respons jangka pendek (respons konsumsi dan respons produksi) dan respons yang berupa upaya jangka panjang berupa strategi penghidupan. Strategi yang dipilih oleh para pelaku usaha kerajinan bambu tersebut diantaranya adalah strategi 

survival, survival-diversifikasi, diversifikasi, konsolidasi, dan akumulasi dengan pilihan terbanyak ada pada strategi survival.

Human activities, especially those related to livelihood efforts such as the bamboo handicraft industry in Sendari, are the main factors in determining the sustainability of 

livelihoods at the household level. Vulnerability as an external factor in this study is that the Covid-19 pandemic greatly influences the sustainability of these activities. The purpose 

of this research is to identify and describe the conditions and changes in the livelihood assets owned by bamboo handicraft industry business actors' households, and find out the 

livelihood strategies chosen as a response to existing vulnerabilities. This study uses a quantitative approach to describe conditions based on circumstances in accordance with 

those encountered in the field. Data collection was carried out by means of observation, documentation, field surveys and in-depth interviews. The research was conducted on 

respondents who are all business actors, totaling 44 people including business owners and workers. The analysis used in this study is descriptive statistical analysis and the 

Independent Sample T-Test to obtain changes in asset values. The research conducted divided the respondents consisting of business owners and workers into group business 

owners, non-group business owners, permanent workers, and casual workers. The condition of the assets owned by each actor's household in the pre-pandemic situation 

showed that the business owner respondents who were members of the group had the highest value of livelihood assets among other business actors. Changes in the value of 

ownership of livelihood assets which tend to decline encourage responses from business actors in the form of short-term responses (consumption responses and production 

responses) and responses in the form of long-term efforts in the form of livelihood strategies. The strategies chosen by the bamboo handicraft business actors include survival 

strategies, survival-diversification, diversification, consolidation, and accumulation with the most choices being survival strategies.

Kata Kunci : Pelaku Usaha, Industri Kerajinan Bambu, Kerentanan, Pandemi COVID19, Aset Penghidupan, Startegi Penghidupan.

  1. S1-2023-426894-abstract.pdf  
  2. S1-2023-426894-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-426894-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-426894-title.pdf