Laporkan Masalah

Analisis keunggulan kompetitif PT Tuwuh Agung Yogyakarta dalam menghadapi persaingan industri makanan kaleng

SUPRIYANTO, Akhmad, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Adanya gejolak moneter sejak pertengahan 1997 yaitu berupa naiknya nilai kurs US$ terhadap rupiah telah membawa berkah bagi produk berbasis sumberdaya alam termasuk pertanian yang berorientasi ekspor. Menguatnya nilai dollar menjadikan produk pertanian kita semakin kompetitif di pasar internasional dan merupakan dorongan yang kuat untuk meningkatkan eksport. Agribisnis termasuk sektor yang relatif tahan banting terhadap goncangan moneter, menyerap banyak tenaga kerja dan relatif murah. Agribisnis sebagai tumpuan harapan untuk segera dapat memulihkan kondisi perekonomian nasional. Melihat kondisi seperti ini maka sangatlah penting bagi perusahaanperusahaan agrobisnis Indonesia terutama dalam industri pengalengan jamur untuk menjadi perusahaan dengan kelas dunia (World-class agribusiness firms) agar bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan pengalengan jamur di negaranegara lainya. Berhasil tidaknya perusahaan-perusahaan pengalengan jamur Indonesia untuk bersaing pada tataran global sangatlah bergantung pada sejauh mana perusahaan mampu mengantisipasi perubahan-perubahan eksternal yang terjadi pada industri yang dimasukinya, dan peningkatan sumberdaya dan kapabilitas perusahaan sebagai kunci pengembangan agribisnis

The presence of monetary fluctuation in mid-1997 caused the Indonesian currency to float, the exchange rate of rupiah depreciated toward US dollar. These situations brought good fortune to natural resources product including agriculture that has export orientation. The strengthen value of US dollar create our agriculture product more and more competitive in international market and make up strong encouragement to increase export. The agribusiness field including sector that has relatively solid toward monetary fluctuation, infuse more labor force and relatively low-cost. Immediately agribusiness can be pillar to recover the condition of national economy. Looking trough these conditions thus, it is very important for agribusiness companies in Indonesia especially in the tinned mushroom industry to become world-class agribusiness firms, as a result they can compete with related firms from other country. The successful of the tinned mushroom firms in Indonesia to compete in the global level are depend on how the firm adapt to the external changes which take place around the industry and with the expansion of resources and the capability of firm also as key to the development of agribusiness

Kata Kunci : Strategi Bersaing,Keunggulan Kompetitif


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.