Laporkan Masalah

Pengaruh Uji Toksisitas Oral Akut Tenamoxcin 500 WSP® terhadap Berat Badan, Hematologi, Fungsi Hati, dan Fungsi Ginjal Ayam Broiler

Donna Mulya Handayani, drh. Antasiswa Windraningtyas Rosetyadewi, M.Sc.

2023 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Tenamoxcin 500 WSP® merupakan antibiotik spektrum luas dengan kandungan zat aktif amoksisilin yang diproduksi oleh PT. Ganeeta Formula Nusantara. Obat ini berguna untuk mengobati penyakit saluran pernafasan pada unggas dan babi. Uji toksisitas akut perlu dilakukan pada produk baru agar mendapat izin edar demi mendukung keamanan obat dan konsumen. Metode pegujian yang digunakan adalah OECD Guidelines 223 dengan limit dose test dosis 2000 mg/kg berat badan. Ayam dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang masing-masing berisi 5 ekor. Tenamoxcin 500 WSP® diberikan pada kelompok perlakuan dengan dosis tunggal secara peroral, sementara untuk kelompok kontrol diberikan aquades. Ayam ditimbang pada hari ke-0, 3, 7, dan 14 untuk mengetahui perubahan berat badan. Pada hari ke-14 dilakukan pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan hematologi, fungsi hati, dan fungsi ginjal. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan SPSS 16. Hasil analisis diambil berdasarkan pengujian Independent Sample T-test untuk data yang terdistribusi normal, dan Mann Whitney Test untuk data yang tidak terdistribusi normal. Hasil pengujian toksisitas akut peroral pada Tenamoxcin 500 WSP® dengan dosis 2000 mg/kg tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) pada berat badan, hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, TPP, eosinofil, limfosit, monosit, ALT, AST, BUN, kreatinin, dan ureum ayam broiler.

Tenamoxcin 500 WSP® is a broad-spectrum antibiotic containing active ingredient amoxicillin which is produced by PT. Ganeeta Formula Nusantara. This drug is helpful for treating respiratory tract diseases in poultry and pigs. Acute toxicity tests need to be carried out on new products in order to obtain marketing authorization to support the safety of drugs and consumers. The test method used is OECD Guideline 223 with a limit dose test of 2000 mg/kg body weight. Chickens were divided into control and treatment groups, with five birds in each group. Tenamoxcin 500 WSP® was given to the treatment group while the control group was assigned aquadest. Chickens were weighed on days 0, 3, 7, and 14 to determine changes in body weight. On the 14th day, blood samples were taken for hematological, liver function, and kidney function examinations. The data obtained were then analyzed using SPSS 16. Deduction of conclusion was drawn based on Independent Sample T-test or Mann Whitney Test depending on whether data sets were distributed normally or not normally, respectively. The result showed that administration of Tenamoxcin 500 WSP® at a dose of 2000 mg/kg had no significant effect (P>0,05) on body weight, hemoglobin, hematocrit, erythrocytes, leukocytes, TPP, heterophils, eosinophils, lymphocytes, monocytes, ALT, AST, BUN, creatinine, and urea of broiler chicken.

Kata Kunci : Ayam, Tenamoxcin 500 WSP®, uji toksisitas oral aku

  1. S1-2023-445422-abstract.pdf  
  2. S1-2023-445422-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-445422-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-445422-title.pdf