Analisis pengendalian kualitas produk Garmen dengan menggunakan Statistical Quality Control di PT Mondrian
PRAYUNDITYO, Chitra Ortho, Prof.Ir. Boma Wikan Tyoso, MSc.,Ph.D
2003 | Tesis | Magister ManajemenPT. Mondrian adalah perusahaan yang memproduksi kaos oblong, dimana dalam melakukan proses produksi tersebut masih cukup banyak dijumpai ketidaksesuaian pada produk yang dihasilkan. Perusahaan perlu melakukan koreksi dengan perbaikan-perbaikan yang dilakukan untuk ketidaksesuaian yang terjadi. Upaya yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jalannya proses produksi yaitu dari input hingga menjadi suatu output, dan kemudian dapat diketahui faktor yang menyebabkan ketidaksesuaian pada produk tersebut yang diantaranya adalah faktor manusia, mesin, bahan baku, metode dan lingkungan kerja. Metode yang digunakan adalah penggunaan tujuh alat dalam program peningkatan dan perbaikan kualitas produk. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis produk cacat adalah peta kendali proses p dan c dibantu dengan diagram Pareto dan diagram Sebab Akibat. Sedangkan produk yang dianalisis terdiri atas produk untuk kaos berkrah dan kaos tidak berkrah. Dari hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan mengenai pengendalian kualitas, diketahui bahwa data pengukuran cacat untuk produk kaos berkrah berada diluar kendali (statistical out of control) dan sedangkan untuk kaos tidak berkrah masih berada dalam kendali (statistical control). Cacat yang berupa cacat lobang dan cacat cat pada kaos berkrah serta cacat noda dan cacat cat pada kaos tidak berkrah merupakan tipe penyebab cacat produk yang terbesar. Penyebab cacat lobang adalah terutama faktor kekurang-terampilan tenaga kerja dan kurangnya kesadaran akan kualitas tenaga kerja serta proses penyimpanan bahan baku yang tidak baik dengan persentase kecacatan 30,16% untuk kaos berkrah dan 21,95%. Sedangkan cacat noda dan cat dia kibatkan terutama oleh kekurangtelitian tenaga kerja, karena pencampuran berbagai warna memerlukan proses yang berulang-ulang, serta kualitas cat warna kurang bagus sehingga mudah memberi noda dengan persentase kecacatan noda 34,15% untuk kaos berkrah dan 26,12% sedangkan persentase kecacatan cat 29,15% untuk kaos berkrah dan 24,39% untuk kaos tidak berkrah.
Available in Fulltex
Kata Kunci : Manajemen Produksi,Kualitas Produk,Statistical Quality Control