TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PETERNAK TERHADAP PENYAKIT ANTRAKS DI DESA HARGOMULYO, KAPANEWON GEDANGSARI
Aan Fajar Romadhony, Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, MP
2023 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Antraks merupakan penyakit infeksius ternak ruminansia yang berbahaya dan bersifat zoonosis. Pada awal tahun 2022 terjadi kasus antraks di Desa Hargomulyo, Kapanewon Gedang Sari, Kabupaten Gunungkidul. Kesiapsiagaan masyarakat diperlukan untuk mencegah penyebaran antraks. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku peternak sapi terhadap penyakit antraks di Desa Hargomulyo, Kapanewon Gedang Sari, Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian survei dengan melibatkan 28 responden yaitu peternak sapi di Desa Hargomulyo, Kapanewon Gedang Sari, Kabupaten Gunungkidul. Data pengetahuan, sikap, dan perilaku peternak terhadap antraks diperoleh dengan kuesioner. Analisis data dilakukan secara deskripsi statistik hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku menggunakan Microsoft Exel dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak di Desa Hargomulyo Kapanewon Gedang Sari Kabupaten Gunungkidul memiliki pengetahuan baik tentang antraks sebesar 7,1% (2/28 peternak), sikap yang baik sebesar 60,8% (17/28 peternak), dan perilaku yang baik dalam menghadapi antraks sebesar 32,1% (9/28 peternak), dan hanya terdapat satu peternak yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik dalam menghadapi antraks. Sebagian besar peternak sapi di Desa Hargomulyo Kapanewon Gedang Sari Kabupaten Gunungkidul masih memiliki tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku yang kurang sampai cukup baik terhadap penyakit Antraks.
Anthrax is an infectious disease of ruminants which is dangerous and zoonotic. In early 2022 there was an anthrax case in Hargomulyo Village, Gedang Sari District, Gunungkidul Regency. Community preparedness is needed to prevent the spread of Anthrax. This study aims to determine the level of knowledge, attitudes, and behavior of cattle breeders regarding anthrax in Hargomulyo Village, Gedang Sari District, Gunungkidul Regency. This study used a cross-sectional study approach involving 28 respondents, namely cattle breeders in Hargomulyo Village, Gedang Sari District, Gunungkidul Regency. Data on knowledge, attitudes, and behavior of farmers towards anthrax were obtained by means of a questionnaire. Data analysis was carried out by means of a statistical description of the relationship between the level of knowledge, attitudes, and behavior using Microsoft Excel and SPSS. The results showed that farmers in Hargomulyo Village, Gedang Sari District, Gunungkidul Regency had good knowledge about Anthrax by 7.1% (two farmers), good attitude by 60.8% (17 farmers), and good behavior in dealing with anthrax by 32.1% (nine farmers), and there is only one farmer who has good knowledge, attitude and behavior in dealing with Anthrax. Most of the cattle breeders in Hargomulyo Village, Gedang Sari District, Gunungkidul Regency, still have poor to good levels of knowledge, attitudes and behavior about Anthrax.
Kata Kunci : antraks, pengetahuan, peternak Desa Hargomulyo, perilaku, sikap