Rancang Bangun Sistem Pemantauan Ruang Penjemuran Pakaian pada Usaha Laundry dengan Pengujian Grey Box dan Notifikasi Telegram
Farisa Hikmatiara Azzahra, Unan Yusmaniar Oktiawati, S.T., M.Sc., Ph.D.
2023 | Tugas Akhir | D4 TEKNOLOGI JARINGAN
Usaha laundry di daerah Sleman yang
semakin banyak membuat para pemiliknya terus melakukan inovasi agar dapat
bersaing dengan kompetitor. Salah satu laundry di Sleman, Klinex
Laundry, telah menggunakan mesin pengering baju atau biasa disebut dryer
untuk mempercepat proses pengeringan baju. Dryer yang digunakan
membutuhkan listrik dan gas elpiji. Namun semakin banyaknya konsumen yang
selalu berdatangan, maka dibutuhkan tempat untuk penjemuran untuk mengoptimalkan
waktu. Tempat penjemuran pakaian yang tersedia adalah ruangan tertutup dengan
ukuran 3x3 meter, sehingga diperlukan suatu teknologi untuk meningkatkan
efisiensi dan efektivitas pekerjaan pada ruangan tersebut. Sistem pemantauan
dibuat dengan mengambil parameter nilai suhu dan kelembapan yang selanjutnya
dikirim melalui notifikasi Telegram setiap 30 menit. Proyek akhir ini bertujuan
untuk membuat sistem pemantauan suhu dan kelembapan dengan cara mengimplementasikan
sensor DHT22 untuk mendeteksi suhu dan kelembapan yang menggunakan
mikrokontroler berupa NodeMCU ESP8266 untuk menghubungkan sistem ke jaringan
internet dan menjadi pusat proses pengiriman dan penyimpanan data dalam membaca
sensor. Pengujian Grey Box berhasil dilakukan menggunakan teknik Matrix
Testing, Pattern Testing, dan Orthogonal Array Testing untuk memastikan
fungsionalitas dan usabilitas dari sistem. Akurasi alat mendapatkan nilai
rata-rata error suhu yang sebesar 0,385?n kelembapan sebesar 0,235%. Sedangkan
pengujian pada responden mendapat skor nilai sebesar 98,91% untuk interaksi pengguna
dengan notifikasi pada aplikasi, 100% untuk fungsionalitas dan usabilitas
sistem dengan aplikasi, dan 95,49% untuk performa dan konektivitas alat dengan
aplikasi.
The increasing number of laundry
businesses in the Sleman area has made the owners continue to innovate to be
able to compete with competitors. One of the laundries in Sleman, Klinex
Laundry, has used a clothes dryer or commonly called a dryer to speed up the
drying process. The dryer used requires electricity and LPG gas. However, with
the increasing number of consumers who always arrive, a place is needed for
drying to optimize time. The available clothes drying area is a closed room
with a size of 3 x 3 meters, so technology is needed to increase the efficiency
and effectiveness of work in that room. The monitoring system is created by
taking parameters of temperature and humidity values ??which are then sent via
Telegram notifications every 30 minutes. This final project aims to create a
temperature and humidity monitoring system by implementing a DHT22 sensor to
detect temperature and humidity using a microcontroller in the form of a
NodeMCU ESP8266 to connect the system to the internet network and become the
center of the process of sending and storing data in reading sensors. Gray Box
testing was successfully carried out using Matrix Testing, Pattern Testing, and
Orthogonal Array Testing techniques to ensure the functionality and usability
of the system. The accuracy of the tool gets an average temperature error value
of 0.385% and humidity of 0.235%. While testing respondents got a score of
98.91% for user interaction with notifications in applications, 100% for system
functionality and usability with applications, and 95.49% for device
performance and connectivity with applications.
Kata Kunci : Internet of Things, Laundry, Grey Box Testing, DHT22, Telegram.