Laporkan Masalah

Evaluasi Uji Keturunan Half-sib Eboni (Diospyros celebica Bakh.) Umur 27 Tahun di KHDTK Wanagama I

Nabila Anggita Asyrofi, Dr. Sapto Indrioko, S.Hut., M.P. ; Dr. Yeni W. N. Ratnaningrum, S.Hut.,

2023 | Skripsi | KEHUTANAN

Eboni (Diospyros celebica Bakh.) adalah sebutan untuk salah satu dari 78 jenis genus Diospyros, famili Ebenaceae. Kayu Eboni atau yang biasa disebut kayu hitam (black wood) adalah kayu mewah yang memiliki nilai ekonomis paling tinggi di antara 7 jenis kayu eboni lainnya seperti D. rumpii dan D. macrophylla, karena kayunya memiliki kelas kuat dan kelas awet I, dengan corak yang indah dan khas sehingga menambah nilai keindahan kayunya, yang biasa digunakan untuk meubel dan dekorasi. Pada tahun 1996, dibangun pertanaman uji keturunan half-sib D. celebica Bakh. di Petak 5 Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Wanagama I. Sumber benih berasal dari pohon plus yang berasal dari habitat asli Eboni yaitu Sulawesi. Pertanaman uji keturunan eboni ini terdiri dari 87 seedlot, 4 blok, dan 4 treeplot, dari 10 provenans yaitu provenans Mangkutana, Duapitue, Bantimurung, Camba, Danauwudu, Dumuga Bone, Wawopadah, Malili, Tangkuta, dan Uekuli. Hasil penelitian (umur 27 tahun) memperlihatkkan penurunan persen hidup eboni (30%) dibanding penelitian sebelumnya pada umur 8 tahun (46,2%). Sementara itu, hasil analisis varians menunjukkan adanya pengaruh signifikan famili pada seluruh parameter yang diamati. Nilai taksiran heritabilitas untuk karakter diameter dan penetrasi pilodyn lebih baik dibandingkan karakter tinggi. Berdasarkan hasil uji lanjut, pertanaman ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk program pemuliaan, seperti pembangunan populasi breeding dan populasi propagasi. Di samping itu, pertanaman eboni di KHDTK Wanagama ini dapat menjadi alternatif untuk sumber benih, terutama untuk mencukupi kebutuhan di wilayah Jawa. 

Ebony (Diospyros celebica Bakh.) is the one of the 78 species of the genus Diospyros, family Ebenaceae. Ebony or commonly called black wood is a luxury wood with highest economic value among 7 other types of ebony such as D. rumpii and D. macrophylla, since the wood has the first class for string and durable traits with beautiful and distinctive patterns, which is commonly used for furniture and decoration. In 1996,  a D. celebica Bakh half-sib progeny trial was established in Compartment 5 of KHDTK Wanagama I. The seeds were collected from plus trees originated from its natural habitat, Sulawesi. This ebony trial consists of 87 seedlots, 4 blocks, and 4 treeplots, from 10 provenances which are Mangkutana, Duapitue, Bantimurung, Camba, Danauwudu, Dumuga Bone, Wawopadah, Malili, Tangkuta, and Uekuli. The results of the study in this 27 year-old trial showed a decrease in the percentage of survival (30%) in compared to the previous study at 8 year-old (46.2%). Results of variance analysis show the significancy of family influence on all parameters observed. The heritability values for the pilodyn penetration and diameter characters are higher than the stem height character. Based on the results of further tests, this trial can be further developed for breeding programs, includes breeding population and propagation population. In addition, ebony planted in KHDTK Wanagama can be an alternative seed source, especially to meet the needs of seed supply in the Java region. 

Kata Kunci : Diosypyros celebica, Uji Keturunan

  1. S1-2023-439086-abstract.pdf  
  2. S1-2023-439086-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-439086-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-439086-title.pdf