Analisis optimasi kinerja dana pensiun PT Bank Niaga Tbk
SHANTI, Indrani Purna, Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc.
2003 | Tesis | Magister ManajemenDana pensiun merupakan salah satu alternatif sebagai jaminan keuangan untuk hari tua yang cukup diandalkan. Oleh karenanya iuran rutin para peserta harus dikelola secara optimal, tentunya dengan mempertimbangkan faktor resiko. Berbagai jenis instrumen investasi yang berkembang pesat selama dasawarsa terakhir seperti obligasi, saham dan reksadana, merupakan pilihan bagi Dana Pensiun untuk menginvestasikan dananya pada suatu portofolio. Kemampuan untuk membaca tanda-tanda dari masing-masing instrumen serta menganalisa expected return dan resiko merupakan salah satu faktor penting dalam mengelola suatu portofolio. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk membentuk portofolio yang optimal adalah metoda programasi linear dengan hasil yang diharapkan berupa persamaan dengan satu variabel dependen dan beberapa variable independen . Variabel dependen yang dimaksud pada analisis ini adalah return yang diharapkan dari portofolio, sedangkan variabel independen adalah porsi dari masing-masing instrumen investasi yang turut menentukan return maksimum yang diharapkan. Konstanta pada analisis ini adalah return per tahun dari masing-masing instrumen periode yang sama, sedangkan batasan maksimum investasi pada setiap instrumen merupakan kendala yang didalamnya terkandung faktor resiko. Hasil analisis dengan pendekatan programasi linear pada portofolio Dana Pensiun PT Bank Niaga Tbk periode tahun 2002 menunjukkan bahwa realisasi komposisi portofolio belum memberikan hasil optimal.
Pension fund is an alternative for financial security that retired people can count on. The funds should be invested on a good portfolio that gain optimum return with manageable risk. A lot of investment instruments, such as bonds, stocks and mutual fund, that have been growing fast for the last decade can be chosen for investing pension fund. One of the important factor in managing portfolio is the ability to recognize signals and analyze the expected return and risk. Linear programming method could be used as an instrument to find out the optimum composition of portfolio. It will generate an equation with one dependent variable and some dependent variables. The dependent variable represent the expected return while the dependent variables describe the share of each investment instrument. The related coefficient represent yearly return of each instrument at the same period, while the constrain indicate the risk factor. Linear programming analysis shows that the investment in Bank Niaga Pension Fund portfolio in 2002 has not been optimum.
Kata Kunci : Manajemen Perbankan,Kinerja Dana Pensiun, portfolio, return, risk, optimum.