Laporkan Masalah

Penilaian kekuatan dan kelemahan internal organisasi sebagai sumber keunggulan bersaing pada PT Indonusa Telemedia

SUNARSO, Gatot Yugantoro, Dr. Hani Handoko, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Usaha untuk memahami (dan menilai) sumber keunggulan bersaing telah banyak dilakukan oleh para strategik. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) merupakan salah satu cara logis dalam hal ini. Akan tetapi, analisis SWOT belum memberikan pemahaman lengkap atas sumber keunggulan bersaing. Kekurangannya adalah belum mampu menunjukkan jalan bagi usaha membangun keunggulan bersaing berkesinambungan bagi perusahaan. Studi ini mendasarkan diri pada beberapa konsep, antara lain konsep sumberdaya dan kapabilitas (Grant, 1991), konsep rantai nilai dan konsep strategi generik (Porter, 1985), konsep keunggulan bersaing berkesinambungan (Barney, 1995; Duncan et al., 1998) serta konsep kompetensi inti (Hamel & Prahalad, 1990). Dengan mengintegrasikan konsep-konsep tersebut, dapat diidentifikasikan implikasi strategis atas kekuatan internal organisasi sebagai sumber keunggulan bersaing berkesinambungan. Dengan memahami implikasi strategis tersebut, akan terbuka jalan bagi usaha membangun keunggulan bersaing berkesinambungan. Studi ini bersifat deskriptif analitis pada PT Indonusa Telemedia. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekuatan dan kelemahan secara internal organisasi, menganalisis dan menilai sumber keunggulan bersaing berkesinambungan untuk kemudian dihasilkan simpulan implikasi strategis yang berkaitan dengan keunggulan bersaing berkesinambungan bagi PT Indonusa Telemedia. Beberapa kesimpulan hasil studi ini adalah bahwa industri penyiaran berlangganan Indonesia memiliki daya tarik yang cukup tinggi dari sisi PT Indonusa Telemedia sebagai salah satu pemain. Faktor kunci sukses industri adalah aksesibilitas produk, kemampuan meningkatkan kesadaran dan minat calon pembeli, kemampuan memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan maupun calon pelanggan dalam hal fungsi, kualitas, harga dan pelayanan, serta kepemilikan dan bentuk kemampuan pengadaan teknologi dan perangkat yang efisien. PT Indonusa Telemedia memiliki sebanyak 6 kekuatan sebagai sumber keunggulan bersaing berkesinambungan, namun di sisi lain, terdapat 2 kelemahan yang harus diperhatikan dan diperbaiki. PT Indonusa Telemedia memiliki sebanyak 2 kekuatan yang merupakan kompetensi inti.

The efforts to understanding (and evaluate) the source of competitve advantage have been made by many strategists. Analysis in terms of strengths, weaknesses, opportunities and threats (SWOT Analysis) is only one of those logic efforts. Unfortunately, SWOT Analysis fails to provide complete understanding on the source of competitve advantagefor an organization. Its defect is attributed to its unability to show the right path through which an organization can develop a sustainable competitve advantage. This study, which presents a seven stage aproach to analyzing a firm’s internal stregths and weaknesses, is based on a variety of concepts, among others on: Five forces Concept (Industry Structure Concept), Value Chain Concept and Generic Strategy Concept (Porter, 1980 & 1985), Resource and Capability Concept (Grant, 1991), Sustainable Competitive Advantage Valuation Concept (Barney, 1995; Duncan, Ginter & Swayne, 1998), and Core Competence Concept (Hamel & Prahalad, 1990). By way of integrating those concepts all together, the strategic implication of internal strengths of the organization as the source of sustainable competitve advantage can be identified. This is a descriptive and analitical study on PT Indonusa Telemedia. The purpose of this study is to give descriptions on the internal strenghts and weaknesses of the organization, to analyze and to evaluate the source of its sustainable competitve advantage, and finally to produce the strategic implications. By understanding that strategic implications, the open road to develop the sustainable competitve advantage for PT Indobusa Telemedia will be made possible.

Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Strategi Bersaing,Internal Organisasi, Resources, Capabilities, Value chain, Strengts, Weaknesses, Sustainable competitve advantage, Core Competence.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.