Laporkan Masalah

Analisis sistem penganggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalian manajemen pada PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan

PUSPITASARI, Devi Manggraini, Dr. Slamet Sugiri, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Anggaran merupakan salah satu alat pengendalian yang memegang peranan penting dalam pencapaian tujuan perusahaan. Anggaran sebagai alat perencanam dan pengendalian dapat berfungsi dengan baik apabila anggaran ditempatkan dan dijalankan sesuai dengan kegunaannya serta dengan penuh tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh anggaran berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian manajemen pada PTP Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan dalam usaha mencapai tujuan pemsahaan. Pembahasan dalam penelitian ini lebih ditekankan pada asp& manajerial yang meliputi pembuatan rencana anggaran, prosedur penyusunan anggaran, pihak-pibak yang terlibat dalam penyusunan anggaran, dan pengendalian terfiadap pelaksanaan anggaran. Data dan informasi diperoleh dari studi kepustakaan dan studi lapangan melalui wawancara dan observasi. Metode deskriptif analitis yang bersifat kualitatif digunakan untuk menganalisis data dan informasi yang diperoleh. Berdasarkan data dan informasi yang diperoleh, proses perencanaan anggaran pada FTP Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan telah mampu melaksanakan fungsinya. Hal ini nampak dalam proses penyusunau anggaran yang melibatkan pihak-pihak terkait, terutama pelaksana anggaran dalam menerbitkan pedoman penyusunan anggaran, negosiasi, dan revisi anggaran. Pada tahap negosiasi peranan manajemen puncak lebih besar dari pa& pihak pelha sebagai pengusul anggaran. Adanya struktur organisasi yang didukung pemisahm tugas dan wewenag yang jelas serta dinyatakan secara tertulis membantu dalam proses perencanaan anggaran. Anggaran .sebagai alat pengendalian ditunjukkan dengan pelaporan realisasi anggaran yang disampaikan kepada direksi sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan anggaran. Diijinkannya penggunaan angka estimasi mengakibatkan hgsi anggaran sebagai alat pengendalian tidak efektif dalam menjalankan fbngsinya. Peranan pelaksana anggaran perlu dilibatkan dalam proses negosiasi sehhgga anggaran yang dihasilkan merupakan komitmen bersama Asumsi-asumsi yang mendasari penyusunan anggaran perlu mendapatkan perhatian sehingga setiap komoditi yang ada mampu memberikan hntribusi dalam pencapaim target pendapatan dalam rangka mencapai tujuan pemsahaan.

Budgeting is one of the tools which has important roh in order to achieve the goal of the firm. As planning and controlling tools, budgeting can carry out its hction if it is placed in the its appropriate hction. This research is pointed to disclose how far the budgeting system of PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Divisi Tanahan Tahunan can play its role as planning instrument and control management. The analysis of this research is more emphasized on the inanagerial aspects of the budgeting which consist of budgeting planning procedure, managing budgeting procedure, parts of the company that are involved in budgeting managing, and controlling toward implementation of budgeting. The Data and the information which obtained fkom the library study and field study through observation and interviews. Methods of qualitative analytical descriptive is used to analyze the data and information that it is obtained. Base on the data and information obtained, budgeting planning process in PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) Divisi Tanaman Tahunan has been able to carry out its hnction. It can be seen in budgeting managing process which involve parts of the company, especially the person or group that carry out budgeting, negotiation, and budgeting revision. In the negotiation level, the executive side is not directly involved. Organization structure that contains determining clear and resolute authority lines and responsibility which are Written in the guidelines book are helpfull in the budgeting planning process. Budgeting as control toll is shown by realization budgeting report that is extended to the management as evaluation toward carry out of budgeting. Estimation numbers that allow to use in the realization report have effect to the budgeting fiinction as controlling toll is not effective in the carry out its function. The budget executors are necessarily involved in the negotiation process, so the budgeting is more functional. Assumptions that provided the basis for a budgeting need great attention from management up to every commodity can give great contribution in the sales revenue and achieving of the target that are determined before in the framework of achievement of the corporate goal.

Kata Kunci : Manajemen Anggaran,Pengendalian Manajemen, budgeting, system, controlling


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.