Laporkan Masalah

Evaluasi kinerja keuangan PT Bank Permata, Tb. sebelum dan setelah merger

ANDRIATI, Astri, Dr. Slamet Sugiri, MBA

2003 | Tesis | Magister Manajemen

Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Pada umumnya perbankan memiliki fungsi dan kedudukan strategis sebagai penunjang kelancaran sistem pembayaran, pelaksanaan kebijakan moneter dan pencapaian stabilitas sistem keuangan. Oleh karena itu, dalam suatu sistem keuangannya diperlukan adanya institusi perbankan yang sehat, transparan serta menjunjung tinggi azas profesionalisme dan kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku. Analisis rasio keuangan diharapkan sangat membantu dalam mengadakan analisis kondisi intern bank pada umumnya dan kondisi keuangan pada khususnya, dan merupakan cara dalam mengungkapkan kondisi keuangan, tingkat kesehatan dan prestasi usaha suatu bank. Penelitian yang berjudul “Evaluasi Kinerja Keuangan PT. Bank Permata Tbk, Sebelum dan Setelah Merger” ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi keuangan PT Bank Permata, Tbk pada saat sebelum dan setelah merger yang dilihat dari beberapa rasio keuangan yang digunakan penulis sebagai ukuran dalam penilaian yang dibandingkan dengan rata-rata industrinya maupun sesuai ketetapan yang berlaku dalam perbankan. Dari hasil analisis rasio yang membandingkan kondisi sebelum merger dengan setelah merger, menunjukkan struktur keuangan PT. Bank Permata, Tbk yang lebih sehat dan jauh lebih baik setelah merger dibanding periode sebelum merger. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi membaiknya kondisi keuangan PT. Bank Permata, Tbk adalah adanya bantuan dari BPPN yang mewakili Pemerintah melakukan Penempatan Modal Sementara sebesar Rp 4,6 triliun yang terdiri dari setoran tunai sebesar Rp 2,8 triliun dan penerbitan obligasi Pemerintah bersuku bunga tetap sebesar Rp 1,8 triliun.

Banking is a term, which clarifies things related to the bank, including the institutional, business, also methods and processes in implementing the business activity. Generally, banking has a strategic function and position as the supporting elements to the smoothness of the payment system, the implementation of the monetary policy, and the achievement of the monetary system stabilization. Therefore, in its monetary system, a healthy and transparent bank is basically needed, which also revere to the professionalism principles and obedient towards the stipulation and the rules prevailed. The monetary analysis ratio is expected to be able to create the analysis of the intern bank condition in general and the monetary condition in particular, and it is a means to express the monetary condition, the banking healthiness degree and the business achievement of bank. The research with a title “The evaluation of the monetary performance at PT. Bank Permata, Tbk, before and after Merger”, aimed to evaluate the monetary condition in PT. Bank Permata, Tbk, in the time before and after the merger, which is seen from some of the monetary ratios used by the writer as a measurement for the evaluation, which were compared to the industrial average and which is equal to the firmness prevailed in banking. Based on the finding of the ratio analysis, which compared the condition before and after the merger, it is showed that the money structure at PT. Bank Permata, Tbk is healthier and much better after the merger. One of the factors which influenced the improvement of the monetary condition in PT. Bank Permata, Tbk is the aid which is obtained from the BPPN that represent the government in applying the placement of the Temporary Capital in the amount of 4,6 billion rupiahs from the cash deposit 2,8 billion rupiahs and from the publication of the Government obligation with the constant interest in amount of 1,8 billion rupiahs.

Kata Kunci : Manajemen Perusahaan,Kinerja Keuangan,Bank Merger, Evaluation of the monetary performance, Ratio Analysis, Merger


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.