Laporkan Masalah

Studi Histopatologis Kista Dermoid pada Anjing

Maylaffaza Aurellia Mardiasha, drh. Sitarina Widyarini, M.P., Ph.D.

2023 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Persentase kejadian penyakit tumor cukup tinggi pada hewan kesayangan. Pada anjing, tumor yang paling banyak ditemukan adalah tumor pada kulit beserta subkutan dan tumor pada kelenjar mamae. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengamati gambaran histopatologis pada kista dermoid dari hewan anjing dengan pewarnaan Hematoxylin-Eosin (HE). 

Sampel tersebut berasal dari anjing Pomeranian Mix berumur 6-7 tahun  dengan lesi yang mengembang dan mengempis pada hidung dan telinga kanan. Sampel didapatkan dari dokter hewan praktisi pada tahun 2022. Pembuatan preparat dilakukan dengan metode pewarnaan Hematoxylin-Eosin (HE) untuk diamati histopatologisnya. Hasil pemeriksaan histopatologis kemudian diamati dengan Mikroskop Olympus CX-33 untuk dibandingkan dengan literatur yang terkait. 

Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya perubahan lesi makroskopis berupa adanya benjolan yang membengkak secara signifikan pada bagian midline dan lesi mikroskopis berupa adanya lumen yang berisi keratin dan dibatasi oleh sel epitel skuamus sederhana keratinisasi dan sebagian sel epitel skuamus bertingkat keratinisasi serta ditemukan peradangan kronis dengan infiltasi limfosit disekitar kista. Kesimpulan yang didapat menunjukkan tumor yang diderita oleh anjing tersebut adalah kista dermoid. Perlu dilakukan penegakan diagnosa menggunakan pemeriksaan histopatologi dan radiologi (CT scan atau MRI scan).

The percentage of incidence of tumor disease is quite high in pets. In dogs, the most common tumors found were tumors of the skin and subcutaneous tissue and tumors of the mammary glands. The aim of this study was to observe the histopathological appearance of dermoid cysts from dogs stained with Hematoxylin-Eosin (HE).

The sample came from Pomeranian Mix dog aged 6-7 year old with expanding and deflating lesions on the nose and right ear. Samples were obtained from practicing veterinarians in 2022. Preparations were made using the Hematoxylin-Eosin (HE) staining method for histopathological observation. The results of histopathological examination were then observed with an Olympus CX-33 microscope to be compared with related literature.

The results of this study showed changes in macroscopic lesions in the form of significantly swollen lumps in the midline and microscopic lesions in the form of a lumen filled with keratin and bordered by simple keratinized squamous epithelial cells and some stratified keratinized squamous epithelial cells and found chronic inflammation with lymphocyte infiltration around cyst. The conclusion obtained showed that the tumor suffered by the dog was a dermoid cyst. It is necessary to establish the diagnosis using histopathological and radiological examinations (CT scan or MRI scan).


Kata Kunci : kista dermoid, tumor, anjing, histopatologis

  1. S1-2023-439044-abstract.pdf  
  2. S1-2023-439044-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-439044-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-439044-title.pdf