Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PERILAKU MEROKOK DAN TINGKAT LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA

Muhammad Dzakiy Abdulazis Adnan, Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes.; Anis Fuad, S.Ked., DEA.; dr. Afkar Aulia, M.Sc.

2023 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Kesehatan mental adalah kondisi tercapainya keseimbangan batiniah secara dinamis yang memungkinkan suatu individu menggunakan kemampuan mereka selaras dengan nilai-nilai universal yang ada di masyarakat. Dewasa ini, permasalahan terkait kesehatan mental dan usaha dalam meningkatkan literasi kesehatan mental khususnya pada populasi dewasa muda menjadi salah satu topik yang menjadi perhatian utama tenaga kesehatan mental. Salah satu faktor yang memiliki hubungan erat dengan gangguan kesehatan mental adalah perilaku merokok. Belum terdapat penelitian yang membahas hubungan antara perilaku merokok dan tingkat literasi kesehatan mental pada mahasiswa. Perlu dilakukan penelitian untuk melihat hubungan antara perilaku merokok dan tingkat literasi kesehatan mental pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada.

Tujuan: Mengetahui hubungan antara perilaku merokok dan tingkat literasi kesehatan mental pada mahasiswa.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain potong lintang. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa sarjana dan sarjana terapan Universitas Gadjah Mada Angkatan 2019, 2020, dan 2021. Penelitian ini menggunakan kuesioner literasi kesehatan mental yang telah diadaptasi dari Mental Health Literacy Questionnare (MHLq). Hasil penilaian respon kuesioner literasi kesehatan mental diinterpretasikan dalam tiga kategori, yaitu buruk, baik, dan sangat baik.

Hasil: Sebesar 63.9% mahasiswa Universitas Gadjah Mada memiliki literasi kesehatan mental yang sangat baik, 33.7% lainnya memiliki literasi kesehatan mental yang baik, dan hanya 2.3% yang memiliki literasi kesehatan yang buruk. Sebesar 92.5% mahasiswa Universitas Gadjah Mada tidak memiliki perilaku merokok. Perilaku merokok, jenis kelamin, dan usia secara signifikan mempengaruhi tingkat literasi kesehatan mahasiswa. Mahasiswa perokok memiliki potensi 1.6 kali lebih besar untuk memiliki literasi kesehatan mental yang lebih baik dibanding mahasiswa yang tidak merokok.

Kesimpulan: Perilaku merokok secara signifikan mempengaruhi tingkat literasi kesehatan mental pada mahasiswa. Mahasiswa perokok memiliki potensi lebih besar untuk memiliki literasi kesehatan mental yang lebih baik dibanding mahasiswa yang tidak merokok.

Background: Mental health is a condition of achieving a dynamic inner balance that enables an individual to use their abilities in harmony with the universal values that exist in society. Lately, problems related to mental health and efforts to improve mental health literacy, especially in the young adult population, are one of the topics of primary concern to mental health workers. One of the factors that has a close relationship with mental health disorders is smoking behavior. There is no research that discusses the relationship between smoking behavior and the level of mental health literacy in college students. Research needs to be done to see the relationship between smoking behavior and the level of mental health literacy in students at Gadjah Mada University.


Purpose: Knowing the relationship between smoking behavior and the level of mental health literacy in college students.


Methods: This study is an analytical study with a cross-sectional design. This study uses secondary data. The subjects of this study were undergraduate and applied undergraduate students at Gadjah Mada University Class of 2019, 2020 and 2021. This research used a mental health literacy questionnaire that has been adapted from the Mental Health Literacy Questionnare (MHLq). The results of the assessment of responses to the mental health literacy questionnaire were interpreted in three categories, namely bad, good, and very good.


Results: 63.9% of Gadjah Mada University students have very good mental health literacy, another 33.7% have good mental health literacy, and only 2.3% have poor health literacy. As much as 92.5% of Gadjah Mada University students do not have smoking behavior. Smoking behavior, gender, and age significantly affect the health literacy level of students. Smoking students have the potential to be 1.6 times more likely to have better mental health literacy than non-smoking students.


Conclusion: Smoking behavior significantly affects the level of mental health literacy in college students. Smoking students have greater potential to have better mental health literacy than students who do not smoke.

Kata Kunci : Literasi Kesehatan Mental, Kesehatan Mental, Perilaku Merokok, Rokok, Mahasiswa

  1. S1-2023-442050-abstract.pdf  
  2. S1-2023-442050-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-442050-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-442050-title.pdf