Laporkan Masalah

Analisis kegiatan ekonomi potensial Kabupaten Maluku Utara, Kota Ternate, dan Kabupaten Halmahera Tengah di Propinsi Maluku Utara periode 1993-2002

NUZUL Keliobas, Drs. Ari Sudarman, M.Ec

2004 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini ditujukkan untuk mengidentifikasi kegiatan ekonomi potensial, serta mengetahui pola dan struktur pertumbuhan ekonomi di daerah Provinsi Maluku Utara menurut daerah kabupaten/kota dengan menggunakan alat analisis Location Quotient, Model Rasio Pertumbuhan, Overlay, Shift-Share, Klassen Typologi dan Sensivitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa daerah Kabupaten Maluku Utara memiliki kegiatan unggulan pada subsektor peternakan, listrik, air bersih, hotel, restoran, lembaga keuangan tanpa bank, dan jasa perusahaan. Daerah Kota Ternate memiliki kegiatan unggulan dalam subsektor bangunan/konstruksi, perdagangan besar dan eceran, pemerintahan umum, dan swasta, sedangkan daerah Kabupaten Halmahera Tengah memiliki keunggulan di subsektor tanaman perkebunan, peternakan, pertambangan tanpa migas, dan galian. Pengaruh pertumbuhan daerah Provinsi Maluku Utara, bauran industri, keunggulan kompetitif, dan alokasi dalam pembentukan output (PDRB) cenderung bervariasi antara daerah Kabupaten Maluku Utara, daerah Kota Ternate, dan daerah Kabupaten Halmahera Tengah. Daerah Kabupaten Maluku Utara digolongkan sebagai daerah sedang tumbuh dari tahun 1993 - 1994, tetapi pada tahun 1995 - 2002 menjadi daerah relatif tertinggal. Daerah Kota Ternate digolongkan sebagai daerah tumbuh cepat selama periode tahun 1993 -2002 dan daerah Kabupaten Halmahera Tengah sebagai daerah maju dan tumbuh cepat pada periode 1995 - 1997 dan 2000 - 2002, selanjutnya pada periode 1993 - 1994 dan 1998 - 1999 sebagai daerah maju tapi tertekan. Analisis sensivitas menunjukkan bahwa prioritas subsektor unggulan daerah Kabupaten Maluku Utara adalah subsektor perikanan, subsektor air bersih, subsektor hotel, dan subsektor restoran. Daerah Kota Ternate prioritas subsektor ungulan adalah subsektor bangunan/konstruksi, subsektor perdagangan besar dan eceran, subsektor pengangkutan, dan subsektor pemerintahan umum. Daerah Kabupaten Halmahera Tengah prioritas subsektor unggulan adalah tanaman perkebunan, subsektor pertambangan non migas, subsektor peternakan, dan subsektor galian.

This research is objective to identify economic potencial and growth economic structure in North Moluccas Province according to Regency/ Municipality, that use Location Quotient, Growth Rasio Model, Overlay, Shift- Share, and Klassen Typology analysis tools. This research indicate that North Moluccas has it own advantage in livestock, electricity, water supply, hotels, restaurant, non bank financial institution and business services. Ternate Municipality has it own advantage in contruction, wholesale and retail trade, general development and defence, and bussines service. While Centre Halmahera has it own advantage in Farm Food crops, livestock, non oil-gas manufacturing, and quarring. Effect of North Moluccas Province growth, industry mix, advantage competitive, and allocation in making up output (PDRB) tend to vary between North Moluccas, Ternate Municipality, and Centre Halmahera. North Moluccas is classified as rapid growth region from 1993 up to 1994, but as long as 1995-2002 time period as backward region. Ternate Municipality is classified as rapid growth region as long as 1993-2002 time period and Centre Halmahera as rapid growth region from 1995 up to 1997 and from 2000 up to 2002, then from 1993 up to 1994 and from 1998 up to 1999 as rapid growth but stressed region The sensitivity analysis showed that the priority of eminent subsections of North Maluccas Regency was fishery, clean water, hotel, and restaurant. Ternate County had priority in building/construction, big and retail trade, transportation, and general governance. Central Halmahera had eminent subsections in plantation plant, non oil mining, pottery, and digging.

Kata Kunci : Pembangunan Ekonomi,Sektor Unggulan,Pemda TkII Maluku Utara


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.