Analisis Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020-2022
Satria Surya Dewangga, Prof. Ir. Sigit Priyanto, M.Sc., Ph.D.
2023 | Skripsi | TEKNIK SIPIL
Kota Magelang merupakan sebuah kota yang strategis karena berada tepat di tengah Pulau Jawa dan dilewati oleh salah satu jalan national yaitu Jalan Yogyakarta-Semarang dan satu jalan provinsi yaitu Jalan Magelang-Purworejo. Hal tersebut mengakibatkan kondisi lalu lintas di Kota Magelang ini sangat padat dan menyebabkan banyak terjadi kejadian kecelakaan.
Analisis data kecelakaan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik kecelakaan yang terjadi, sehingga nantinya dapat digunakan untuk mengurangi jumlah kecelakaan maupun untuk mencegah peningkatan jumlah kecelakaan serta sebagai evaluasi program peningkatan keselamatan lalu lintas yang telah dilaksanakan. Analisis dilakukan dengan cara menggolongkan kecelakaaan berdasarkan klasifikasi-klasifikasi dan melakukan metode perhitungan angka kecelakaan, angka fatalitas dan indeks keparahan korban. Selain itu, penelitian ini dilakukan dengan mencari Black Site dengan metode Z-score dan Black Spot dengan metode cusum.
Hasil analisis menunjukkan jumlah kejadian kecelakaan yang terjadi selama tahun 2020-2022 adalah sebanyak 696 kejadian, dengan jumlah rincian korban meninggal dunia 58 orang, luka berat 2 orang, luka ringan 885 orang dan tidak luka 448 orang. Faktor penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah faktor manusia dengan 678 kejadian kecelakaan. Waktu kejadian kecelakaan paling banyak terjadi di pagi hari atau jam 06:00-12:00 sebanyak 246 kejadian kecelakaan. Angka kecelakaan tertinggi berada di Jalur Selatan (Jalan A. Yani, Jalan Pemuda dan Jalan Jenderal Sudirman). Black Site di Kota Magelang berada di Jalan Raya Grabag-Magelang dan Jalan Jenderal Sudirman. Black Spot di Jalan Raya Grabag-Magelang berada di STA 0+500 – 1+000 dan pada Jalan Jenderal Sudirman berada di STA 0+500 – 1+000.
Magelang City is a strategic city because it is located right in the middle of Java Island and passed by one of the national roads, which is Yogyakarta - Semarang Road and one provincial road, which is Magelang - Purworejo Road. As a result, the traffic condition in Magelang city is very busy and causes many accidents.
Accident data analysis is carried out with the aim of knowing the characteristics of accidents that occur, so that later it can be used to reduce the number of accidents or to prevent an increase in the number of accidents and as an evaluation of traffic safety improvement programmes that have been implemented. The data obtained were then analysed by classifying accidents based on classifications and calculating the accident rate, fatality rate and victim severity index. In addition, this research was conducted by finding Black Site with Z-score method and Black Spot with cusum method.
The results of the analysis show that the number of accidents that occurred during 2020-2022 was 696 incidents, with a total of 58 people killed, 2 people seriously injured, 885 people slightly injured and 448 people not injured. The main causal factor of traffic accidents is human factors with 678 accidents. The time of the most accidents occurred in the morning or 06:00-12:00 am with 246 accidents. The highest accidents rate were in the South Lane (A. Yani Street, Pemuda Street and Jenderal Sudirman Street). Black Site in Magelang City is located on Grabag-Magelang Highway and Jenderal Sudirman Street. Black Spot on Grabag-Magelang Highway is at STA 0+500 - 1+000 and on Jalan Jenderal Sudirman is at STA 0+500 - 1+000.
Kata Kunci : Kecelakaan, lalu lintas, Black Site, Black Spot, penanganan