Laporkan Masalah

Analisis struktur dan perilaku agroindustri Sumatera Utara, 1990-2000

TOBING, Christina Ruth Elisabeth L, Prof.Dr. Nopirin, MA

2003 | Tesis | Magister Ekonomika Pembangunan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan perilaku agroindustri selama periode 1990-2000. Analisis ini juga bertujuan untuk menemukan subsektor agroindustri unggul, potensial dan tertinggal, dan mengindentifikasi subsektor yang memiliki angka pengganda dan output pendapatan terbesar, serta melihat besarnya perubahan struktur dan perilaku dari agroindustri selama periode tersebut. Alat analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah input-output serta uji korelasi Spearman. Dengan mengukur kaitan ke belakang dan ke depan dapat diketahui subsektor unggulan, potensial dan tertinggal. Pengukuran terhadap perilaku agroindustri dilakukan dengan melihat angka pengganda output dan pendapatan dari masing-masing subsektor. Pemeringkatan terhadap kaitan ke depan dan kaitan ke belakang serta uji korelasi Spearman digunakan untuk melihat besarnya perubahan struktural agroindustri, sedangkan pemeringkatan dan uji korelasi Spearman terhadap angka pengganda output dan pendapatan digunakan untuk melihat besarnya perubahan perilaku agroindustri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subsektor agroindustri pada klasifikasi industri pengolah hasil pertanian dominan sebagai subsektor unggulan, sedangkan subsektor perkebunan merupakan subsektor potensial, subsektor tanaman pangan dan perikanan masih tetap menjadi subsektor tertinggal. Di samping unggul dari keterkaitan, industri pengolah hasil pertanian juga memiliki angka pengganda output yang besar. Koefisien korelasi spearman atas keterkaitan ke depan dan ke belakang menunjukkan relatif kecilnya perubahan struktural agroindustri. Perubahan perilaku agroindustri dilihat dari angka pengganda output juga relatif tidak besar namun dari angka pengganda pendapatan terjadi perubahan yang relatif cukup besar.

The purpose of this research is to analyze structure and behavior of agro industry in North Sumatera during 1990-2000 periods. This study attempts to identify the leading, potential and sub sectors, which have low forward and backward linkages. This study also identifies sub sectors that have high output and income multiplier and measure structural and behavioral changes of agro industry in that period. Input Output analysis and Spearman rank correlation test are used in this research. The leading, potential and low backward and forward sub sectors are identifying by measuring backward and forward linkages. The behavior of agro industry is measured by looking at sub sector output and income multiplier. Spearman rank correlation test is utilized to observe the magnitude of agro industry structural changes. Spearman rank correlation test for output and income multiplier is used to analyze the magnitude of agro industry behavioral changes. The result reveals that agro industry sub sector in agriculture processing industries classification is dominant as the leading sector while; crop estate classification is the potential sub sector. Food crops and fishery sub sector classification are still the sub sectors that have low backward and forward linkages during the observed period. The agriculture processing industries not only have high linkages but also have high output multiplier coefficient. Spearman correlation coefficient show that the agro industry changes relatively low. Agro industry changes which is measured by observing output multiplier shows the same result, but income multiplier measurement shows significant changes.

Kata Kunci : Agroindustri, Struktur dan Perilaku, agro industry, linkages, multiplier, North Sumatera.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.