Evaluasi kinerja dan strategi pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum di Kabupaten Pekalongan tahun 1998-2002
SUHARSANTO, Trisno, Drs. Iswardono Sardjono Permono, MA
2003 | Tesis | Magister Ekonomika PembangunanTujuan penelitiani ni untuk mengukurd an mengevaluasik inerja, menghitungb iaya per-unit serta menentukan strategi pengembangan selama kurun waktu tahun 1998 sampai dengan 2002 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pekalongan. Data primer diperoleh dengan cara studi lapangan, yaitu dengan cara melakukan pengamatan pada obyek penelitian, wawancara dan diskusi dengan pihak manajemen perusahaan dan pihak-pihak lain yang terkait. Studi lapangan ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis internal dan eksternal serta penentuan bobot dan rating masing-masingf aktor tersebut. Data sekunder yang digunakana dalah data keuangan, yaitu neraca, laporan laba rugi dan data non keuangan yang mencakup aspek operasional dan administrasi. Alat analisis yang digunakan pengukuran tingkat kinerja berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 1999 tentang Pedoman Penilaian Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum, dalam menghitung biaya per-unit dilakukan analisis biaya per-unit. Penentuan strategi pengembangan digunakan alat analisis internal-ekstenal dan SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman). Hasil analisis yang diperoleh menunjukkan bahwa : 1. kinerja PDAM Kabupaten Pekalongan selama periode pengamatan diperoleh nilai kinerja rata rata sebesar 45,02 dengan kategori cukup; 2. biaya per-unit rata rata sebesar Rp522 sedangkan tarif per-unit rata rata sebesar Rp266 sehinggap erusahaan mengalamik erugian; 3. hasil penghitungan pembobotan analisis internal–eksternal dan analisis SWOT menunjukkan total skor faktor strategis internal adalah sebesar 2,19 dan total skor faktor strategis eksternal adalah sebesar 2,43. Angka-angka ini menunjukkan posisi PDAM KabupatenPekalongan berada pada Sel V yaitu strategi pertumbuhan dan stabilitas. Strategi yang dapat dilakukan perusahaan adalah memperluas pasar dengan meningkatkan cakupan pelayanan; meningkatkan kualitas pelayanan; meningkatkan kualitas sumber daya manusia; melakukan perubahan teknologi yang digunakan agar produksi dan distribusi dapat dilakukan secara efektif dan efisien; penyesuaian tarif.
This research aims to measure and evaluate the performance, account per-unit cost and decide the development strategy in the period of 1998 until 2002 of Territory Waterwork in Pekalongan Regency.The primary data is achieved by field study, namely, making the observation of research object, interview and discussion with company management party and other related parties. This field study is done to identify the internal and external strategy factors and also decide the quality and rating each of those factors. Meanwhile, the used secondary data is financial data, namely balance, profit and loss and non-financiadl ata whichi ncludet he operationala nd administrationa spects. The used analysis tools is the measurement of performance levels according to Indonesian Republic Secretary of the Interior's Decision Number 47 Year of 1999, about The Measurement Manual of Territory Waterwork's Performance, for counting per-unit cost is done by the analysis of per-unit cost. For deciding the development strategy, it is used internal-external analysis tools and SWOT (Strengths, Weakness, Opportunity, Threat). The achieved analysis results show that: 1. the average of the performance of Territory Waterwork in Pekalongan Regency in the observation period is 45,02, in adequate category; 2. the average of per-unit cost is Rp522, while the average of per-unit fare is Rp266, so the company faces the financial loss; 3. the counting result of the Internal-External analysis weightness and SWOT analysis showthat the score total of internal strategic factor is 2,19 and the score total of external strategic factor is 2,43. These grades show that the position of Water Territory Company in Pekalongan Regency is on Sel V, which is the strategy of growth and stability. The strategy that the company can do among others are broaden the market by increasing the service scope; increasing the service quality; increasing the quality of human resources; making the changing of the used technology in order that the production and distribution can run effectively and efficiently; fare adjustment
Kata Kunci : Kinerja PDAM, Strategi Pengembangan