Evaluasi implementasi kebijakan pendidikan dasar sembilan tahun :: Suatu studi kebijakan pendidikan di Kabupaten Jayapura Propinsi Papua
SALAMUK, Saul, Prof.Dr. Agus Dwiyanto
2004 | Tesis | Magister Administrasi PublikDalam pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jayapura selama ini belum menempatkan pendidikan sebagai sektor prioritas, sehingga banyak mengalami ketertinggalan dan terkesan belum ditangani secara baik. Hal • ini mendorong peneliti untuk mengambil tema penelitian dengan judul "Evaluasi Kebijakan Pendidikan Dasar Sembilan Tahun di Kabupaten Jayapura" dengan dilatarbelakangi tiga masalah yaitu peran kelembagaan sekolah,sumber daya dan lingkungan . Selanjutnya penelitian ini bertujuan untuk meneliti kebijakan program peningkatan mutu pendidikan dasar sembilan tahun, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi pendidikan dasar sembilan tahun. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, terdiri dari metode dokumentasi, wawancara , dan pengamatan lapangan. Teknik analisa data yang digunakan adalah ana/isis deskriptif kualitatif yaitu teknis analisis data berupa penjelasan dan gambaran (diskrepsi) variabel dari objek penelitian tanpa membuat perban_dingan atau menghubungkan dengan variabei yang lain. Kebijakan pendidikan dasar sembilan tahun yang diterapkan selama ini di Kabupaten Jayapura merupakan suatu model program desentral isasi berdasarkan tujuan visi dan misi pendidikan di Provinsi Papua, mengacu pada kurikulum nasional dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Sasaran pencapaian kebijakan tersebut meningkatkan output SDM, terutama prestasi akademik yang bermutu tinggi, oleh karena itu, perlu ditunjang dengan Sumber Daya (dana/keuangan , tenaga pengajar, prasarana dan sarana serta lingkungan eksternal dan lingkungan internal yang baiklkondusif . Program pembebasan SPP dan pemberian beasiswa bagi siswa yang berusia 7 -12 tahun yang dilaksanakan bersama antara •pemda dan OPRD berpengaruh pada siswa dan mengalami peningkatan, yakni pada tahun 1999 sebanyak 21.055 siswa, meningkat menjadi 211.486 siswa pada tahun 2000, hal ini berarti terdapat peningkatan sebanyak 431 siswa . Begitu pula program peningkatan SDM/tenaga pengajar, mengalami peningkatan, yaitu sebanyak 355 orang guru mengikuti pendidikan lanjutan baik 02,03 dan 81 di Universitas Cendrawasih tahun akademik 2000/2001 Sedangkan kebija kan bantuan dana pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten realisasinya berbeda setiap tahun dan mengalami penurunan. Sehingga direkomendasikan dalam penulisan ini adalah meningkatkan kopetensi guru dan kepala sekolah melalui pelatihan, magang, didalam dan di luar, menyediakan dana yang cukup untuk membiayai sarana pendidikan yang, masih kurang dan mengangkat tenaga guru IPA, Matematika, dan Bahasa lnggris.
In the development which created by Jayapura regency government, don't placed education as a priority sector, so there is a gap and impressede with bad care. This condition motivated surveyor to get the this survey with title "Analysis of Education Policy Based School in Jayapura Regency" with back grounding by three problems i.e. play the rule of school institution, resources, and environment. This research purpose to studied increasing policy program that can rise of nine years elementary education quality , which factors that has affect to lmplemtation policy of nine years elementary education . The method, which is used in this study, consists of documentat ion technical method, interview technical, and observat ion. Technical which is used in the data analysis in qualitative descriptive analysis, it is without making the compare or correlation with the other variable. The policy of nine years elementary education that is implemented in Jayapura regency is decentralization program model, based on the purpose on the education mission and vision .in Papua Province, which is agreed with the level of national curriculum and local need. The target of policy achievement , which has high quality. To improve that out put, it is necessary to be supported many resouces, (fund or financial, educator staff, tools and infrastructure and good or condusive internal and external environment support. Local Government with Assembly at regency (OPRD), Scholarship and free SPP program for the student used to more qualified output rising, affect to the children who had 7-12 year old. This program rise from 21.055 people at 1999 to 211.486 people at 2000, this means, increasing 431 people. Likewise, the increasing of human resource I teacher, this rising 355 person who studied 02, 03 and S-1 degree at Cendrawasih University in 2000/2001 academic year. Beside, the realization of grand budget from government policy, province government and regency government different each year, was decreasing as local gover.nment ability. So, the recommendations of this research is increasing teacher and head of school competitions with training, overripe, prepare financial to funding education tools, who has minus and to promote Natural Science (IPA), Mathematics, and English teacher
Kata Kunci : Kebijakan Pendidikan Dasar 9 Tahun,Implementasi,Pemda TkII