Deteksi Covid-19 Dengan Rapid Antigen Test Pada Anjing Domestik Di Daerah Istimewa Yogyakarta
Fatkhi Rasyad Mahasin, Dr. drh. Yuli Purwandari Kristianingrum, M.P.
2023 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN
Covid-19 merupakan penyakit menular pada manusia dan beberapa spesies hewan yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Penderita Covid-19 seringnya tidak bergejala (asimtomatis) atau menunjukkan gejala berupa gangguan pernapasan dan/atau pencernaan. Anjing merupakan salah satu hewan yang diduga rentan terinfeksi SARS-CoV-2, dengan demikian deteksi Covid-19 dapat dilakukan untuk mengetahui keberadaan virus Covid-19 pada anjing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi keberadaan virus Covid-19 pada anjing domestik di Daerah Istimewa Yogyakarta terutama yang menunjukkan gejala klinis berupa gangguan pernapasan atau pencernaan. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah swab orofaring dan nasofaring sebanyak 4 sampel dari anjing dengan gejala gangguan pernapasan atau pencernaan dari klinik hewan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deteksi antigen SARS-CoV-2 dengan pemeriksaan rapid antigen. Pemeriksaan rapid antigen menunjukkan hasil negatif antigen virus Covid-19 terhadap 4 sampel yang diperoleh dari anjing dengan gejala berupa diare, muntah, adanya leleran serous pada hidung, dan batuk. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yakni tidak terdeteksi adanya virus Covid-19 pada anjing domestik dengan gejala klinis berupa gangguan pernapasan atau pencernaan.
Covid-19 is an infectious disease in humans and several animal species caused by Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Patients with Covid-19 are often asymptomatic or show symptoms in the form of respiratory and/or digestive disorders. Dogs are one of the animals that are thought to be susceptible to SARS-CoV-2 infection, therefore Covid-19 detection can be done to determine the presence of the Covid-19 virus in dogs. This study aims to detect the presence of the Covid-19 virus in domestic dogs in the Special Region of Yogyakarta, especially those showing clinical symptoms of respiratory or digestive disorders. The samples used in this study were oropharyngeal and nasopharyngeal swabs of 4 samples from dogs with respiratory or digestive disorders symptoms from veterinary clinics in the Special Region of Yogyakarta. The method used in this research was SARS-CoV-2 antigen detection by rapid antigen test. The rapid antigen test showed negative results for Covid-19 viral antigen in 4 samples collected from dogs with symptoms such as diarrhea, vomiting, serous nasal discharge, and coughing. The study conducted concludes that the Covid-19 virus has not been detected in domestic dogs with clinical signs of respiratory or digestive disorders.
Kata Kunci : Covid-19, SARS-CoV-2, anjing domestik, rapid antigen