Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN STATUS KARIES GIGI PADA ANAK PRASEKOLAH DI TK NEGERI 2 YOGYAKARTA

Mitha Karmila, Leny Pratiwi Arie Sandy, S.Kp.G., MDSc ; Christia Aye Waindy Vega, S.Kp.G., MDSc

2023 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

     Karies gigi merupakan salah satu masalah kesehatan gigi yang masih sering terjadi pada anak prasekolah. Salah satu faktor penyebab karies gigi yaitu status gizi. Konsumsi makanan dengan gizi yang baik dan seimbang dan pola makan yang sehat dapat meningkatkan kesehatan gigi dan mulut. Sebaliknya, kondisi malnutrisi akan dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi. Pola diet tinggi gula dapat menyebabkan obesitas dan menjadi faktor risiko terjadinya karies gigi. Kekurangan gizi pada anak di masa pertumbuhan dan perkembangan dapat menyebabkan hipoplasia email, penurunan aliran saliva dan kemampuan buffering rendah.

     Penelitian dengan desain potong lintang telah dilakukan pada 103 anak prasekolah di TK Negeri 2 Yogyakarta beserta orang tuanya. Pengambilan data dilakukan dengan teknik total sampling melalui pemeriksaan karies gigi dengan menggunakan indeks dmft dan mengukur berat badan serta tinggi badan secara langsung pada responden anak dan pengisian kuisioner oleh responden orang tua. Analisis data yang digunakan yaitu uji Mann Whitney-U.

     Hasil analisis statistik menunjukkan status gizi anak prasekolah di TK Negeri 2  Yogyakarta sebagian besar termasuk dalam kategori status gizi baik atau normal. Angka rerata nilai karies gigi pada anak prasekolah di TK Negeri 2 Yogyakarta yaitu 5,6. Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara Indeks Massa Tubuh dengan status karies gigi pada anak prasekolah di TK Negeri 2 Yogyakarta dengan nilai p=0,105 (p>0,05). 

    Dental caries is an oral health problem that often occurs in preschool children. One of the factors causing dental caries is nutritional status. Consumption of food with good and balanced nutrition and a healthy diet can improve dental and oral health. Conversely, malnutrition conditions will increase the risk of dental caries. high sugar dietary consumption can cause obesity and be a risk factor for dental caries. Malnutrition in children during growth and development can cause enamel hypoplasia, decreased salivary flow and low buffering ability.

     Correlational research with a cross-sectional design has been conducted on 103 preschool children in TK Negeri 2 Yogyakarta and their parents. Data collection was carried out using a total sampling technique by examining dental caries using the dmft index and measuring body weight and height directly on children and filling out questionnaires by parents. Data analysis using Mann Whitney-U test.

     The results of the statistical analysis showed that the nutritional status of preschool children in TK Negeri 2 Yogyakarta was mostly in the category of good or normal nutritional status. The average value of dental caries in preschool children at TK Negeri 2 Yogyakarta was 5.6. Bivariate analysis showed that there was no significant relationship between body mass index and dental caries status in preschoolers at TK Negeri 2 Yogyakarta with p=0.105 (p>0.05).

Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, karies gigi, anak prasekolah

  1. S1-2023-423906-abstract.pdf  
  2. S1-2023-423906-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-423906-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-423906-title.pdf