Laporkan Masalah

PENGARUH OMFALITIS TERHADAP PERKEMBANGAN LUAS PERMUKAAN VILI DUODENUM PADA AYAM BROILER UMUR 30 HARI

Enggar Ayu Nurazizah, Dr. drh. Bambang Sutrisno, M.P.

2023 | Skripsi | KEDOKTERAN HEWAN

Omfalitis merupakan salah satu penyebab utama kematian ayam pada minggu pertama setelah menetas. Ayam dengan omfalitis yang dapat tumbuh  dewasa, akan terganggu pertumbuhannya menjadi kerdil. Kekerdilan pada ayam omfalitis berhubungan dengan vili duodenum yang kecil, renggang, dan luas area penyerapan nutrisi yang berkurang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh omfalitis terhadap luas permukaan vili duodenum. Dalam penelitian ini digunakan 12 ekor ayam broiler. Ayam yang digunakan adalah DOC sehat dan DOC omfalitis yang dipelihara 30 hari. Pada umur 30 hari, dilakukan nekropsi pada seluruh ayam kemudian masing-masing diambil sampel duodenum. Sampel tersebut, dibuat preparat histopatologi. Pada masing-masing preparat, dipilih 2 vili duodenum untuk dilakukan pengukuran tinggi dan lebar menggunakan software Image Raster 3. Hasil pengukuran kemudian digunakan untuk menghitung luas permukaan vili duodenum menggunakan rumus 2? x (VW/2) x VH, dengan ? = 3,14, VW = lebar vili, dan VH = tinggi vili. Hasil luas permukaan tersebut kemudian dianalisis menggunakan Uji T Independen. Hasil penelitian adalah ayam  omfalitis memiliki vili duodenum yang lebih pendek, ramping, jarak antar vili renggang, dan luas permukaan yang lebih kecil. Hasil dari Uji T Independen (n=24)  adalah P<0>

Omphalitis is one of the main causes of chick death in the first week after hatching. Chickens with omphalitis that can grow to maturity, will be disturbed by their growth to become stunted. Stuntness in omphalitic chicks is related to small, sparse duodenal villi and reduced nutrient absorption area. The purpose of this study was to determine the effect of omphalitis on the surface area of the duodenal villi. In this study used 12 broiler chickens. The chickens used were healthy DOC and omphalitis DOC which were reared for 30 days. At the age of 30 days, necropsy was performed on all chickens and then a sample of the duodenum was taken from each. The sample was made histopathological preparations. In each preparation, 2 duodenal villi were selected to measure the height and width using Image Raster 3 software. The measurement results were then used to calculate the surface area of the duodenal villi using the formula 2? x (VW/2) x VH, with ? = 3.14 , VW = villi width, and VH = villi height. The surface area results were then analyzed using the Independent T Test. The results showed that omphalitis chickens had shorter, slender duodenal villi, wide spacing between villi, and smaller surface area. The result of the Independent T-Test (n=24) was P<0>

Kata Kunci : ayam, omfalitis, vili duodenum, luas permukaan

  1. S1-2023-439029-abstract.pdf  
  2. S1-2023-439029-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-439029-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-439029-title.pdf