Analisis Pengaruh Tata Kelola Perusahaan dan Nilai Budaya terhadap Pengungkapan Karbon pada Perusahaan Energi di Asia-Pasifik
Muhammad Alvin Zhayyan, Singgih Wijayana, S.E., M.Si., Ph.D
2023 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan
Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh tata kelola perusahaan terhadap pengungkapan karbon. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk membuktikan apakah adanya nilai-nilai budaya akan meningkatkan responsivitas tata kelola perusahaan dalam melakukan pengungkapan karbon.
Metode Penelitian - Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan publik di sektor energi yang ada di negara-negara Asia-Pasifik dari tahun 2019 hingga 2021. Sumber pengambilan data penelitian berasal dari database Thomson Reuters dan Osiris. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan mendapatkan jumlah sampel sebanyak 280 perusahaan.
Temuan - temuan dari penelitian ini membuktikan bahwa tata kelola perusahaan yang baik berasosiasi secara positif dengan pengungkapan karbon. Perusahaan dengan tata kelola yang baik akan lebih transparan dan akuntabel sehingga mereka melakukan pengungkapan guna menyelaraskan aktivitas operasinya dengan sistem nilai yang ada di masyarakat. Nilai-nilai budaya menunjukkan hasil yang signifikan, tapi memiliki arah yang berlawanan dengan hipotesis penelitian. Hal ini dimungkinkan karena konsep nilai budaya individualism dan uncertainty avoidance yang memiliki kemungkinan dua arah dalam mempengaruhi pengungkapan karbon
Orisinalitas - Adanya penambahan nilai-nilai budaya merupakan keterbaruan dalam penelitian ini. Hal ini dikarenakan nilai-nilai pada tingkat sosial berhubungan dengan nilai-nilai pada tingkat sub-kultur akuntansi sehingga akan secara langsung mempengaruhi pengembangan dan praktik sistem akuntansi. Selain itu, penelitian terdahulu belum menghubungkan nilai-nilai budaya yang menggunakan konsep secrecy versus transparency dengan tata kelola perusahaan dan pengungkapan karbon
Objective - The purpose of this study is to examine the effect of corporate governance on carbon disclosure. Additionally, this study aims to determine whether the presence of cultural values increases the responsiveness of corporate governance in implementing carbon disclosure.
Research Methods - This research employs a quantitative approach, utilizing secondary data. The data utilized in this study encompass public companies in the energy sector across Asia-Pacific countries from 2019 to 2021. The research data collection sources include the Thomson Reuters and Osiris database. Purposive sampling was conducted, resulting in a total sample size of 280 companies.
Findings - The findings of this study demonstrate a positive association between good corporate governance and carbon disclosure. Companies with strong governance practices tend to exhibit greater transparency and accountability, leading to their disclosure of carbon emissions as a means to align their operational activities with societal values. While cultural values yield significant result, they exhibit a direction contrary to the research hypothesis. This discrepancy my be attributed to the multifaceted nature of cultural values such as individualism and uncertainty avoidance, which can have varying impacts on carbon disclosure
Originality - The inclusion of cultural values represents an enhancement in this research. This is due to the interrelation between societal values and the accounting sub-culture, which directly impacts the development and implementation of accounting systems. Moreover, prior studies have not established a connection between cultural values, particularly the concept of secrecy versus transparency, and both corporate governance and carbon disclosure.
Kata Kunci : Tata Kelola Perusahaan, Nilai-Nilai Budaya, Secrecy versus Transparency, Pengungkapan Karbon