Laporkan Masalah

Studi implementasi kebijakan program pembangunan wilayah terpadu :: Studi kasus Program Pembangunan Daerah Berbasis Wilayah di Kabupaten Ogan Komering Ulu Propinsi Sumatera Selatan

KORYATI, Nyimas Dwi, Dr. Yeremias T. Keban

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Seiring dengan reformasi penyelenggaraan pemerintahan yang diwujudkan dengan diundangkannya kebijakan otonomi daerah, salah satu program strategis yang telah memberikan kontribusi dalam pembangunan Kaupaten Ogan Komering Ulu adalah Program Pembangunan Wilayah Terpadu (PPWT) yang merupakan suatu pendekatan pembangunan multi sektor dan memandang wilayah sebagai satu kesatuan kegiatan pembangunan. Program tersebut bertumpu pada pemberdayaan masyarakat dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan dalam upaya mengatasi permasalahan daerah secara komprehensif dan terpadu. Proses implementasi program ini tentunya tidaklah mudah untuk dilaksanakan mengingat program ini melibatkan begitu banyak stakeholder yang masing-masing berupaya mengedepankan kepentingan diri dan atau lembaga yang diwakili. Meskipun demikian, Kabupaten OKU tetap mempunyai komitmen untuk tetap melaksanakan program ini secara berkelanjutan. Memperhatikan kondisi tersebut, mendorong penulis untuk mengkaji lebih jauh mengenai proses dan hasil implementasi PPWT yang dilaksanakan di Kabupaten OKU dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pencapain kinerja program yang diukur melalui variable kepentingan stakeholder, dukungan lingkungan dan karakteristik pelaksana program. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menganalisis hasil wawancara, data primer maupun data sekunder yang terdapat di Kantor Sekretariat Daerah, BPS dan Bappeda Kabupaten OKU. Dari hasil analisis ditemukan bahwa tingkat kinerja Program Pembangunan Wilayah Terpadu di Kabupaten OKU sejak tahun 1999 s/d 2002 secara umum memperlihatkan hasil yang optimal yang ditunjukkan oleh terwujudnya keterpaduan kegiatan pembangunan Kabupaten OKU, terwujudnya peningkatan pemberdayaan masyarakat yang berpartisipasi dalam program dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Baragamnya kepentingan Stakeholder telah diakomodir dalam satu perencanaan kegiatan sehingga para Stakeholder berada dalam satu kesatuan visi dan misi pembangunan daerah. Faktor dukungan lingkungan yang meliputi sumber daya manusia sebagai pelaku pembangunan cukup memadai, sumber daya keuangan sebagai penggerak keseluruhan aktivitas program cukup terpenuhi, prasarana dan sarana serta nilai dan norma budaya mampu memberikan kontribusi positip pada kinerja implementasi program. Karakteristik pelaksana yang merupakan faktor dominan memiliki kompetensi, komitmen dan perhatian yang tinggi seta intensitas komunikasi yang memadai. Ketiga faktor tersebut secara positip mempengaruhi proses implementasi sehingga Kinerja Implementasi program terpengaruh secara positip pula. Untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten OKU secara umum, dengan hasil kinerja PPWT yang optimal ini, Pemerintah Daerah perlu kiranya untuk memperluas jangkauan program ke daerah miskin lainnya, atau bahkan ke kabupaten disekitar Kabupaten OKU.

Running parelelly on the application of decentralization field and autonomy make the consequently to call up the programme of the strategic development base on the regionalistic approach, for this case applied in OKU (Ogan Komering Ulu) regency has been given the contribution to the region development which using the multy sector approached seeing the development as the integrated activity. This programme is to be oriented for the empowering society and the social institution for solving the problem as per the whole and integrated. Implementation process in fact has been not easy due to many stakeholders having interest or the institution that represent. The interest of development concerning for the government. Base on this condition Regarding this condition to give the eager of writer to analysis of the process and the result implementation PPWT running in OKU regency and also analysing the factors of stakeholders interest, enviroment supporting, and executive characteristic. This research uses the descriptive qualitative method by analyzing the depth interview, elaboration primer and secondary data that available and comes from Secretary Bureau, Central Statistic Bureau, Planning Development Buraeu. The result of research finds that the performance of programme implementation start on 1999 until 2002 in general show the optimized that indicated by realization of unity development activities, the development result reach the benefit effectively and efficiency, increasing of community income as well as the participation of people. Analysis of the factors influencing find that stakeholders interest shows that all elements of managerial hierarchial run effectivelly, rule and procedure occurs to support the coordination process. The enviroment supporting factor namely the human resources in a good condition, the financing available to fund the programme, including the all facilities as well as the community values contains the spirit of entrepreuneralship together with participation. The executive characteristic factors find that the person in charge have a high competency, commitment, including the sense of intersting as well as a good communication process. Recommendation could be submitted are the increasing the welfare of society and base on the result programme shows positive, the local government need to spread the programme effect to the another poor region, whilist run to the other region.

Kata Kunci : Kebijakan Program Pembangunan Wilayah Terpadu, Implementasi, Programme Performance, Society Empowering, Participation, Sustainability, Stakeholders Interest, Enviroment Supporting, Executive Characteristic.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.