Louis Creed's Trauma of Loss in Stephen King's Pet Sematary
Rizki Azhar Ramadhan, Achmad Munjid, M.A., Ph.D.
2023 | Skripsi | SASTRA INGGRIS
Pet Sematary (1983) karya Stephen King berpusat pada Louis Creed
sebagai karakter utama di mana dia harus menghadapi trauma kehilangan
sepanjang cerita. Kehilangan, kesedihan, dan trauma adalah elemen kunci yang
harus dihadapi Louis Creed setelah kematian putra tercintanya. Kehilangan besar
yang dialami Louis dalam cerita itu mendorongnya terlalu jauh karena dia
mengalami trauma kehilangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami
trauma kehilangan yang dialami Louis tentang bagaimana hal itu muncul dan
bagaimana hal itu mempengaruhi dirinya.
Studi ini menggunakan berbagai teori untuk menguraikan dan
menganalisis trauma kehilangan Louis. Diantaranya adalah, Konsep Kehilangan
dan Teori Kesedihan Tahapan Kesedihan oleh Kübler-Ross dan Kessler, Teori
Trauma, Teori Pasca Trauma oleh Robert G. Stevenson, Hubungan Trauma,
Ketiadaan, Kehilangan oleh Dominick LaCapra, dan Konsep Kesedihan
Berkabung dan Melankolia oleh Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dan menggunakan semua teori untuk mendukung analisis dari
bukti-bukti yang ditemukan dalam novel.
Hasil penelitian menemukan bahwa trauma kehilangan Louis Creed
disajikan dalam dua bentuk, yaitu melalui perubahan kepribadian dan cara
pandangnya. Louis berubah dari pria penyayang keluarga menjadi pria egois yang
ceroboh, dan perspektifnya berubah dari seseorang yang percaya pada sains dan
fakta menjadi seseorang yang percaya pada hal supernatural. Trauma kehilangan
mempengaruhi Louis untuk mengabaikan sekitarnya, mendorongnya terlalu jauh
untuk membangkitkan kembali putranya yang mengakibatkan dia tidak dapat
melepaskan diri dari rasa sakit kehilangan dan trauma.
Stephen King’s Pet Sematary (1983) is centered in Louis Creed as the main
character where he has to deal with trauma of loss throughout the story. Loss, grief,
and trauma are key elements in which Louis Creed must face after the death of his
beloved son. The great loss Louis experienced in the story drives him beyond too far
as he experiencing a trauma of loss. The aim of this study is to understand Louis’s
trauma of loss on how it presented and how it affects him.
This study uses various theories to breakdown and analyze Louis’s trauma of
loss. Among them are, Concept of Loss and Grief Theory of Stages of Grief by
Kübler-Ross and Kessler, Theory of Trauma, Post-Traumatic Theory by Robert G.
Stevenson, The Relation of Trauma, Absence, Loss by Dominick LaCapra, and
Concept of Mourning and Melancholia by Sigmund Freud. This study applies a
qualitative method and uses all the theories to support the analysis from evidences
found in the novel.
The results found that Louis Creed’s trauma of loss is presented in two forms,
which is by the change of his personality and his perspective. Louis changed from a
loving family man into careless selfish man, and his perspective changed from
someone who believes in science and fact to someone who believes in supernatural.
The trauma of loss affects Louis to ignore his surrounding, drives him too far to
resurrect his son which resulted he is unable to escape the pain of loss and trauma.
Kata Kunci : pet, sematary, trauma, loss, kehilangan