Laporkan Masalah

Program kredit pemberdayaan ekonomi rakyat (PER) di Kabupaten Landak

MARTONO, Libertus Toto, Dr. Samsubar Saleh, MA

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Kabupaten Landak merupaka kabupaten baru hasil pemekaran dari Kabupaten Pontianak Propinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Landak terbentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 1999. Semenjak tahun 2001 pemerintah daerah membuat suatu program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Program tersebut dikenal dengan program kredit pemberdayaan ekonomi rakyat yang disingkat kredit PER Program kredit PER ini merupakan suatu kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Landak dalam rangka membantu masyarakat khususnya kelompok pengusaha kecil dan koperasi dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Program kredit PER ini dalam bentuk pemberian modal usaha agar usaha mereka dapat bertahan dalam kondisi kris is ekonomi yang sedang terjadi di negeri ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dimana data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Variabel- variabel yang dipergunakan untuk mencapai tujuan penelitian adalah variabel terikat yaitu keberhasilan program kredit PER yang dilihat dari pencapaian tujuan program yang diukur dari tercapainya kesempatan pengusaha kecil memperoleh kredit, tercapainya peningkatan pendapatan para nasabah, terbukanya kesempatan untuk berusaha, dan pembinaan terhadap pengusaha kecil, sedangkan variabel bebas terdiri dari variabel sumber daya manusia dan sumber daya dana, mekanisme penyaluran kredit dan koordinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program kredit PER di Kabupaten Landak dikatakan berhasil dalam pelaksanaannya sesuai dengan tujuan program yang telah ditetapkan, yaitu tercapainya kesempatan pengusaha kecil memperoleh kredit untuk pengembangan usaha, peningkatan pendapatan, kesempatan kerja dan pembinaan terhadap pengusaha kecil. Keberhasilan program kredit PER dalam pelaksanaannya tidak terlepas dari variabel sumber daya personil dan sumber dana, mekanisme penyaluran kredit dan koordinasi. Kualitas Sumber daya personil yang baik untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, dukungan dana yang cukup unt uk kegiatan administratif dan operasional. Tidak ditemukan kendala dalam mekanisme penyaluran kredit, serta pengembalian kredit yang cukup lancar. Terciptanya kerja sama yang baik yang dibangun oleh koordinator program dalam organisasi pelaksana sehingga program berjalan dengan lancar dan mencapai tujuannya. Beberapa saran yang dapat diajukan berkaitan dengan keberhasilan program kredit PER di Kabupaten Landak yaitu peningkatan tugas dan fungsi personil seperti membimbing dan mengarahkan pengusaha dalam pengembangan usahanya, penegakan aturan yang tegas kepada nasabah yang tidak patuh pada aturan yang berlaku, serta melaksanakan evaluasi program setiap 3 (Tiga) bulan sekali.

Landak regency is a new regency result from divison of Pontianak regency, Province of West Kalimantan. Landak regency is established based on Law No 55/1999. Since 2001, local government made a program aim to improve people welfare. The program is known as community economic empowerment credit. The credit program is a local administration policy of Landak regency in order to help community especially small enterprise and cooperation in improving and development their business. It gives capital to them to survive in this crisis condition. The study used qualitative methode where the data was obtained from interview, observation and documentation. Variables used were dependent variables, that is, the successfulness of PER credit program in term of achieving program objectives. It was measured from achievemnt of access small enterprise to credit, improvement of enterpreneurs. Independent variable consisted of human resource, fund resource, credit distribution mechanism, and coordintion. Result of the study indicated that PER credit program in Landak Regency was successful in its implementation according the established program objective, that is, chance to obtain credit for small enterprise, income improvement, job opportunity, and direction for small enterprise. The successfulness of PER credit program in its implementation is due to human resource and funding resources, fund distribution mechanism and coordination. There were good human resource quality to do its task and function, support of enough fund to administrative an operational activity. There was a good coordination built by program coordinator in executing organiztion so the program can be implemented successfully. Some suggestion proposed relating to the successfulness of PER credit program in Landak Regency are improvement personel task and function such as guiding and directing the small enterpreneurs in developing their business, rule enforcement over disobey customers, and doing program evaluation once three-months.

Kata Kunci : Program Kredit PER,Efektivitas


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.