PENERAPAN METODE TEXT MINING UNTUK MENGANALISIS GAP ANTARA KUALIFIKASI LOWONGAN PEKERJAAN DAN KOMPETENSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA
Sandhito Abrar, Ir. I Gusti Bagus Budi Dharma, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2023 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI
Pendidikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menunjang kualitas sumber daya manusia. Namun demikian beberapa indikator internasional masih mencatat ketertinggalan Indonesia dibandingkan negara lain pada sektor pembangunan sumber daya manusia, yang artinya perlu dilakukan evaluasi dan perbaikan dalam pelaksanaan pendidikan di Indonesia, salah satunya di bangku perguruan tinggi. Data dari BPS menunjukkan bahwa per Februari 2022, 5,83?ri jumlah pengangguran di Indonesia merupakan lulusan diploma dan sarjana. Salah satu faktor penyebab terjadinya hal ini adalah fenomena Job-Education Mismatch atau ketidaksesuaian kompetensi yang dimiliki lulusan perguruan tinggi dengan kualifikasi yang dibutuhkan dunia pekerjaan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menilai gap antara kualifikasi yang dibutuhkan berbagai lowongan pekerjaan dengan kompetensi yang diklaim oleh lulusan perguruan tinggi di Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode Text Mining sebagai metode pengumpulan data dari platform Linkedin, lalu dilanjutkan dengan metode Word Count untuk melakukan pemetaan. Data kualifikasi pekerjaan diambil dari lowongan pekerjaan di 7 sektor perusahaan sesuai klasifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Sementara data kompetensi lulusan diambil dari lulusan prodi Teknik Industri, Teknik Mesin, Teknik Kimia, Teknik Elektro, dan Teknik Sipil di 5 perguruan tinggi dengan peringkat Fakultas Teknik terbaik di Indonesia. Dengan berbagai data tersebut, penelitian ini berhasil memetakan rincian kualifikasi yang dibutuhkan oleh berbagai sektor pekerjaan serta kompetensi yang diklaim oleh lulusan di berbagai prodi teknik. Dari kedua pemetaan tersebut dapat disimpulkan bahwa lulusan teknik mampu memenuhi 46?ri keseluruhan lowongan pekerjaan yang ditawarkan, sementara 54% persentase yang belum terpenuhi menandakan masih adanya gap antara kualifikasi yang dibutuhkan dan kompetensi yang ditawarkan lulusan. Pemetaan gap ini mampu dijadikan acuan bagi para lulusan untuk mengembangkan kompetensi diri sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan, agar dapat meningkatkan kesempatan dalam meraih pekerjaan yang diinginkan.
Lebih lanjutnya, penelitian ini melakukan evaluasi terhadap kesesuaian kurikulum dengan kualifikasi yang dibutuhkan dan kompetensi lulusan yang dihasilkan di prodi Teknik Industri. Melalui perbandingan tersebut, ditemukan beberapa perbedaan fokus diantara ketiganya. Sehingga hal ini bisa menjadi evaluasi bagi prodi dan mahasiswa untuk menyesuaikan kurikulum pembelajaran dan pengemabangan kompetensi diri berdasarkan kebutuhan dunia kerja.
Education is one of the efforts made to support the quality of human resources. However, several international indicators still note Indonesia's lag behind other countries in terms of human resource development, which means that evaluation and improvement in the implementation of education in Indonesia need to be conducted, particularly in higher education. Data from the Central Statistics Agency (BPS) shows that as of February 2022, 5.83% of the unemployed population in Indonesia are diploma and bachelor's degree holders. One of the factors causing this phenomenon is the Job-Education Mismatch, or the inconsistency between the competencies possessed by university graduates and the qualifications required by the job market. Therefore, this research aims to map and assess the gap between the qualifications required for various job vacancies and the competencies claimed by university graduates in Indonesia.
This research utilizes Text Mining as the data collection method from the LinkedIn platform, followed by the Word Count method for mapping. The job qualification data is collected from job vacancies in 7 sectors of companies classified by the Indonesia Stock Exchange (BEI). Meanwhile, the graduate competency data is collected from graduates of Industrial Engineering, Mechanical Engineering, Chemical Engineering, Electrical Engineering, and Civil Engineering programs from 5 top-ranked engineering faculties in Indonesia. With the help of this data, this research successfully maps the detailed qualifications required by various job sectors as well as the competencies claimed by graduates in various engineering programs. From these two mappings, it can be concluded that engineering graduates are able to fulfill 46% of the total job vacancies offered, while the remaining 54% indicates the existence of a gap between the required qualifications and the competencies offered by graduates. This mapping of the gap can serve as a reference for graduates to develop their competencies according to the needs of the job market, in order to increase their chances of obtaining their desired jobs.
Furthermore, this research evaluates the compatibility of the curriculum with the required qualifications and the competencies produced by the Industrial Engineering program. Through this comparison, several differences in focus are found among them. This can serve as an evaluation for the program and students to adjust the curriculum and develop self-competencies based on the needs of the job market.
Kata Kunci : kualifikasi pekerjaan, kompetensi lulusan, text mining, word count, web scraping