Laporkan Masalah

Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Fak Fak dalam pemberdayaan petani pala

USWANAS, Abdul Jabar, Dr. Samsubar Saleh, MA

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Pala adalah tanaman perkebunan yang dikelola secara turun-temurun oleh masyarakat sejak jaman Portugis dan merupakan komoditi perkebunan unggulan Kabupaten FakFak. Luas areal dan jumlah produksinya melebihi tanaman perkebunan lain; kelapa, kakao, cengkeh dan kopi. Walaupun tingakt produksi dan nilai ekspor yang cukup tinggi, namun komoditi ini belum dapat mengangkat taraf kehidupan sosial ekonomi petani dan sumbangan yang berarti untuk daerah. Kurangnya perhatian pemerintah daerah Kabupaten FakFak terhadap komoditi ini menyebabkan kelambanan kebijakan yang mengatur tentang tata niaga pala yang berimplikasi pada ketidakberdayaan petani, karena penguasaan pasar yang sepihak oleh pedagang yang tidak memberikan keleluasan petani untuk mendapatkan pasar dan harga yang baik. Kondisi ini telah memotivasi penulis untuk melihat Seberapa besar peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan petani pala di kabupaten FakFak. Aspek-aspek yang menjadi perhatian dalam kajian ini dalam rangka upaya Pemberdayaan Petani pala di Kabupaten FakFak adalah: Pengembangan Kelompok Tani; Program Kemitraan dan Ketersediaan Sarana-Prasarana dengan metode kajian Survei-deskriptif. Pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara dan observasi, dengan teknik analisis mengkroscekkan ketiga data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah kabupaten FakFak belum maksimal dalam melakukan program-program pemberdayaan terhadap petani pala. Kondisi ini diukur dari belum terpenuhinya aspek-aspek kajian tersebut berdasarkan hasil analisis. Sebagai rekomendasi, pemerintah daerah kabupaten FakFak perlu membenahi aspek-aspek tersebut untuk dapat memberdayakan petani-petani pala di kabupaten FakFak, sehingga komoditi pala dapat benar-benar menjadi sumber penghasilan dalam meningkatkan kehidupan sosial ekonomi petani dan dapat menjadi sumber kekayaan dalam menambah anggaran pembangunan daerah.

Nutmeg is a horticulture plant cultivated by people from generation to generation since domination of Portugis and it is a superior plantation commodity in district of FakFak. The extensive area and the amounts of their production are to exceed other horticulture plants that area, coconut, cacao, clove and coffee. Although it has high level production and export value, this coomodity cannot yet to improve socio-economic standard life of farmers and significant contribution for the district. Lack attention of FakFak district government to this commodity caused clumsy government’s rule regulated about nutmeg trade rules that implicated to powerless farmers, because of one-sided market authority by merchants who did noy give freedom for the farmers to get agood market and price. This condition had motivated the writer to see how much big the district government’s role in FakFak in exertion of nutmeg farmers. Aspects that are to be attention in this study in order to get some efforts in exertion of nutmeg farmers in district of FakFak area : Development of farmers group, Partnership program and The existence of tools and Requiremenmts with descriptivesurvey method. Data collected by questioners, interview and obcervation, with analyses the three data. The results showed that the district government’s roles in FakFak were not maximum performing the exertion of nutmeg farmers programs yet. This condition is measured of that there is not complied with the aspects according to the analyses results. As a recommendation, district government of FakFak need to tidy up the aspects to exert for nutmeg farmers in FakFak, so that the nutmeg commodity may exactly to be source of income improving socio-economic life of farmers and may to be source of property increasing valuation of district development.

Kata Kunci : Pemda TkII,Pemberdayaan Petani Pala


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.