Laporkan Masalah

Kualitas Pelayanan Ijin Trayek Angkutan Kota Pada Dinas Perhubungan Kota Cirebon

WIBOWO, Rika Ariyani, Dr. Yeremias T. Keban

2003 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Adanya otonomi daerah berarti telah memindahkan sebagian besar kewenangan yang tadinya berada di Pemerintah Pusat diserahkan kepada daerah otonom, sehingga harusnya pemerintah daerah otonom dapat lebih cepat dalam merespon tuntutan masyarakat daerah sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya karena kewenangan membuat kebijakan (Perda) sepenuhnya menjadi wewenang daerah otonom, maka dengan otonom daerah pelaksanaan tugas umum pemerintah dan pembangunan akan dapt berjalan lebih cepat dan lebih berkualitas sesuai dengan tujuan otonomi daerah untuk mengurangi beban pemerintah pusat dalam bidang urusan pelayanan kepada masyarakat yang efektif dan efisien , dan salah satu tujuan otonomi daerah adalah mendekatkan pemerintah dengan masyarkat dalam pemberian pelayanan. Dinas perhubungan kota Cirbon sebagai instansi pemerintah yang memberikan palayanan public khususnya Ijin trayek angkutan kota, dituntut untuk menunjukkan kinerja pelayanan yang baik dilihat dari aspek akuntabilitas, responsivitas, efisiensi dan orientasi pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan ijin trayek angkutan kota pada Dinas Perhubungan Kota Cirebon, adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan/menjelaskan fenomena yang terjadi pada saat penulis melakukan penelitian, tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, pengumpulan data dalam penelitian dengan menggunakan wawancara (Indepth Interview) dilakukan dengan responden terpilih, adapun yang menjadi responden terpilih yaitu pejabat yang menduduki jabatan struktural yang relevan, dan pengguna jasa yaitu masyarakat yang mempunyai ijin trayek angkutan kota. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kualitas pelayanan Ijin trayek angkutan Kota Cirebon masih rendah, hal ini disebabkan kinerja pelayanan Dinas Perhubungan yang dipengaruhi oleh struktur organisasi yang tidak berjalan secara optimal dan masih rendahnya kemampuan aparat ditambahnya dengan budaya pelayanan yang masih rendah pula, selain itu perilaku masyarakat sebagai pengguna jasa juga masih rendah. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan maka disarankan : perlunya membuat standar pelayanan yang jelas untuk ijin trayek angkutan kota ini sehingga pelayanan dapat dilakukan secara efisien dengan waktu dan biaya yang transparan, adanya pendelegasian wewenang serta perlunya meningkatkan kualitas kemampuan baik dari segi pendidikan maupun pelatihan juga proses penyelesaian kerja pegawai, perlunya menciptakan budaya pelayanan yang ramah, sopan, bersahabat dan memangkas sistem birokrasi yang berbelit-belit, juga perlunya meningkatkan kesadaran perilaku masyarakat itu sendiri untuk mengikuti prosedur yang telah ada dengan menggunakan jalur yang resmi dan tidak menggunakan cara-cara yang pintas agar pelayanan dapat lebih mudah.

Available in Fulltext

Kata Kunci : Dinas Perhubungan, Pemda TkII, Kualitas Layanan Ijin Trayek, Quality of service, Licence, Standar t of services.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.