Laporkan Masalah

Analisis Pengendalian dan Peramalan Persediaan Obat pada Sistem Kesehatan Berjaringan di Lingkup Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen

Muhamad Yatin Yusro, Ir. M.K. Herliansyah, S.T., M.T., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng.

2023 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI

Manajemen persediaan obat-obatan merupakan hal yang sangat krusial untuk dilakukan. Hal ini dikarenakan tingkat ketidakpastian permintaan yang tinggi membuat fasilitas pelayanan kesehatan melakukan stok persediaan yang besar, khususnya fasilitas pelayananan kesehatan berjaringan. Padahal, melakukan stok obat-obatan yang tinggi dapat menimbulkan risiko obat kedaluwarsa dan kerugian lain. Oleh karenanya, manajemen persediaan obat-obatan yang efisien harus dilakukan. Penelitian ini merupakan studi kasus di Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten kebumen. Kemudian, tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan metode peramalan dan pengendalian persediaan obat-obatan terbaik untuk meminimalkan terjadinya overstok.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ABC-FSN. Kemudian, penelitian ini berfokus pada obat kategori AF atau obat yang menyerap anggaran tinggi serta bersifat fast moving. Pada analisis peramalan dibandingkan antaran metode peramalan teoritis dan existing. Selanjutnya, untuk analisis pengendalian akan dilakukan analisis dengan metode continuous review policy, periodic review policy, hybrid system, dan sistem existing. Kemudian, dalam melakukan metode pengendalian terbaik akan didasarkan pada holding cost, stockout, dan service level.

Berdasarkan analisis, kemudian ditemukan metode peramalan dan pengendalian terbaik. Pada analisis peramalan metode terbaik akan dipilih berdasarkan nilai error MAPE dan MAD terkecil. Sedangkan, pada analisis pengendalian, metode terbaik dipilih berdasarkan tingkat holding cost dan biaya stockout terendah serta memiliki service level tertinggi. Kemudian, pada analisis pengendalian metode terbaik yang diusulkan adalah metode periodic review policy karena memiliki total biaya terendah dan service level tertinggi.

Inventory management of drugs is a crucial matter to be undertaken. This is because the hight level of demand uncertainty makes healthcare facilities to maintain a large stock of inventory, especially networked healthcare facilities. In fact, maintaining high levels of drugs inventory can lead to the risk of expiration and other losses. Therefore, efficient inventory management of drugs must be carried out. The case study of the research takes place at Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen. The objective of this research is to determine the best forecasting and inventory control methods for minimizing occurrence overstock.

The method used in this research is the ABC-FSN method. Then, this research focuses on AF category drugs or drugs that absorb high budgets and are fast moving. In the forecasting analysis, the theoretical and existing forecasting methods are compared. Furthemore, for the invnetory control analysis, the continuous review policy, periodic review policy, hubrid system, and existing system methods will be analyzed. Then, in determining the best control method, it will be based on holding cost, stockout cost, and service level.

Based on the analysis, the best forecasting and control methods are identified. In the forecasting analysis, the best method is chosen based on the lowest MAPE and MAD error values. On the other hand, for the inventory control analysis, the best method is selected based on the lowest levels of holding cost and stockout cost, while having the highest service level. Therefore, the proposed best control method is periodic review policy due it is lowest total cost and highest service level.

Kata Kunci : Obat, peramalan, pengendalian persediaan, overstock, fast moving, holding cost

  1. S1-2023-443800-abstract.pdf  
  2. S1-2023-443800-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-443800-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-443800-title.pdf