Kinerja Birokrasi Bappeda Kota Palembang dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah
HAKIM, Azizul, Prof.Dr. Miftah Thoha
2003 | Tesis | Magister Administrasi PublikPembangunan merupakan suatu usaha untuk mewujudkan masyarakat yang berkemakmuran dan sejahtera lahir batin secara merata sehingga hasil-hasil pembangunan itu harus dinikmati oleh seluruh rakyat. dalam melaksanakan pembangunan tersebut harus diawali dengan perencanaan yang baik karena perencanaan pembangunan merupakan tolak ukur keberhasilan pembangunan daerah. Pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah di Kota Palembang dinilai masih belum sesuai dengan kebutuhan masyarakat, karena masih banyak program/kegiatan yang dilaksanakan dinilai mubazir oleh publik. Hal ini selalu dikaitkan dengan rendahnya kinerja Bappeda selaku Badan yang melaksanakan perencanaan pembangunan daerah. Tujuan penelitian ini adalah: menganalisis kinerja birokrasi Bappeda Kota Palembang dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan daerah melalui pelaksanaan fungi-fungsi Bappeda sebagaimana diatur oleh Kepmendagri No.185 tahun 1980.serta melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja Bappeda dalam pelaksanaan perencanaan pembangunan di Kota Palembang. Penelitian ini mengunakan metode deskriftif, dengan sumber data dari para pejabat dan staf di lingkungan Bappeda serta para pejabat maupun staf di instansi lain dilingkungan Pemerintah Kota Palembang, juga para informan diluar lingkungan pemerintah Kota Palembang Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview), dokumentasi (documentation) serta observasi (observation). Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis deskriftif-kualitatif dengan tujuan untuk mengambarkan fenomena yang lebih nyata dan terperinci. Dari penelitian ini ditemukan bahwa kinerja birokrasi Bappeda dilihat dari pelaksnaan fungsi-fungsinya dinilai masih rendah, karena belum semuanya dapat terlaksana dengan baik, dan rendahnya kualitas perencanaan yang dibuat. Hal ini dipengaruhi oleh dua fator, yaitu: profesionalisme aparat dan struktur organisasi Agar kinerja birokrasi Bappeda ini memperoleh hasil yang baik maka disarankan, pertama diklat/kursus yang diikuti hendaknya sesuai dengan tugas pokok pegawai sehingga dapat digunakan semaksimal mungkin, kedua; perlu adanya pendekatan yang demokratis antara atasan dan bawahan sehingga tidak tercipta kesenjangan dalam pelaksanaan tugas; ketiga:perlu adanya pemberian penghargaan yang layak bagi pegawai yang berprestasi, keempat: kesempatan untuk mengembangkan karir harus adil sesuai dengan prestasi yang dicapai.
Development represent an effort to realize the society which have prosperity and secure and prosperous born the mind flattenedly so that that development pickings have to be enjoyed by all people. In executing the development have to early with the planning which is either due development planning represent the yardstick of efficacy of area development. The activities of development planning in Palembang City assessed still not yet relevant to society needs and requirements, because according to the public opinion there are still a lot of program/activity were not realistic. This matter is always related with topics which indicate the low level performances of BAPPEDA as an institution of local development planning. The targets of this Research are: analysing the bureaucracy ‘s performance of Local Development Planning Institution of Palembang City in order to design the development plan and also identifying the factors that could be influence for the bureaucracy’s performance in designing a local development plan. This research is designed by using descriptive method. Any data and information are taken from managers of all level including staff in the local institution of development planning in Palembang City and also from some other managers of all level and other staff in Local Government of Palembang City. In analysing the performance of this planning institution of Palembang City is based to In order to identify the factors that could be influence for the bureaucracy’s performance of this planning institution is based to the factors of Profesionalism of bureaucartism and organization structural. The techniques that used in data collecting in this research are indepth interview technique, documentation technique and also observation technique. The technique of descriptive-qualitative analysis was used to analyse the data in order to describe the specific phenomenon of finding more concrete and comprehensive. Based to the professionalism’s indicator and organization structure’s indicator, this research conclude that bureaucracy’s performance of planning institution could be classified as a low level of performance. Skill/intelligence indicate the low level that could not be classified in standard person for the real activity/ program but they still exist. And also it relevant with organizational internal situation. In order to make a change about bureaucracy performance of planning institution this research has four step recommended; first , trainning program must be followed only by person according to job descriptions so that can be usefull, second; it is necessary to consider about the existence of democratic approach among superior and subordinate in order not to create any differences in job activity; third; it is necessary to give a competent appreciation for each person who show up a good performance and achievement, fourth; the equal opportunity in career development must be available according to achievement and performance level .
Kata Kunci : Bappeda,Kinerja Birokrasi,Perencanaan Pembangunan Daerah