Respons Ketahanan Tomat Mutan iaa9-3 dan iaa9-5 terhadap Penyakit Layu dan Busuk Akar Fusarium
Gina Mardiana, Ani Widiastuti, S.P., M.P., Ph.D.; Dr. Ir. Arif Wibowo, M.Agr.Sc.
2023 | Tesis | S2 Fitopatologi
Tomat mutan iaa9-3 dan iaa9-5 berasal dari WT-MT (Wild-Type Micro-Tom) yang dibentuk melalui mutasi dengan menggunakan EMS dan radiasi. Mutan iaa9-3 dan iaa9-5 merupakan tanaman buah partenokarpik dan memiliki ketahanan terhadap cekaman suhu tinggi. Namun, belum ada laporan tentang bagaimana respon fisiologis tomat mutan terhadap cekaman biotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan dan respon fisiologis tomat mutan iaa9-3 dan iaa9-5 terhadap infeksi Fusarium oxysporum dan Fusarium solani. Berdasarkan hasil penelitian, tomat mutan iaa9-3 dan iaa9-5 memiliki insidensi dan intensitas penyakit yang lebih rendah dibanding WT-MT dan Rempai. Hal ini menunjukkan bahwa tomat mutan iaa9-3 dan iaa9-5 memiliki ketahanan yang lebih baik dibanding WT-MT dan Rempai terhadap infeksi F. oxysporum dan F. solani. Selain itu, tomat mutan iaa9-3 dan iaa9-5 memiliki pertumbuhan tanaman yang lebih baik dibanding dengan WT-MT. Belum diketahui jalur pensinyalan yang digunakan oleh mutan iaa9-3 dan iaa9-5 dalam pertahanannya terhadap infeksi F. oxysporum dan F. solani. Namun, diduga salah satu jalur yang digunakan adalah jalur pensinyalan auksin. Mutan iaa9-3 dan iaa9-5 memiliki akumulasi auksin yang tinggi, karena mengalami mutasi pada gen spesifik IAA9.
The iaa9-3 and iaa9-5 mutant tomatoes were derived from WT-MT (Wild-Type Micro-Tom) which was formed by mutation using EMS and radiation. The iaa9-3 and iaa9-5 mutants are parthenocarpic fruit plant and have resistance to high-temperature stress. However, there has been no report on the physiological response of mutant tomatoes to biotic stress. This study aims to determine the resistance and physiological response of the iaa9-3 and iaa9-5 mutant tomatoes against Fusarium oxysporum and Fusarium solani infections. Based on the research results, the iaa9-3 and iaa9-5 mutant tomatoes had a lower disease incidence and intensity than WT-MT and Rempai. This indicated that the iaa9-3 and iaa9-5 mutant tomatoes had better resistance than WT-MT and Rempai to F. oxysporum and F. solani infections. In addition, the iaa9-3 and iaa9-5 mutant tomatoes had better plant growth compared to WT-MT. It is not yet known which signaling pathway is used by the iaa9-3 and iaa9-5 mutants in their defense against F. oxysporum and F. solani infections. However, it is suspected that one of the pathways used is the auxin signaling pathway. The iaa9-3 and iaa9-5 mutants have high auxin accumulation, due to mutations in the specific IAA9 gene.
Kata Kunci : Tomat, Mutant iaa9-3 dan iaa9-5, F. oxysporum, F. solani.