Faktor Risiko Kejadian Kardiovaskular Mayor Pada Pasien Stenosis Mitral Yang Dilakukan IntervensiBedah Dan Non Bedah Di Rsup Dr. Sardjito
Faisol Siddiq, Prof. Dr. dr. Budi Yuli Setianto, Sp.PD, K-KV, Sp.JP(K).; dr. Erika Maharani, Sp.JP(K)
2023 | Tesis-Spesialis |
Latar Belakang: Penatalaksanaan definitif pada stenosis katup mitral adalah dengan menghilangkan obstruksi yang terjadi diantaranya balloon mitral valvulotomy (BMV) dan mitral valve replacement (MVR). Tindakan intervensi katup terus meningkat di Indonesia, oleh karena itu faktor risiko kejadian kardiovaskular mayor pada pasien stenosis mitral yang dilakukan intervensi bedah dan non bedah masih perlu diteliti. Identifikasi faktor risiko dapat membantu memprediksi kejadian kardiovaskular mayor pasca intervensi bedah dan non bedah. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian kardiovaskular mayor pada pasien stenosis mitral yang dilakukan intervensi bedah dan non bedah di RSUP Dr. Sardjito. Metode Penelitian: Penelitian observasional dengan metode kohort retrospektif dengan subjek penelitian 120 pasien yang menjalani intervensi bedah dan non bedah di RSUP Dr. Sardjito sejak Januari 2015 hingga April 2021 dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Data klinis berupa meliputi FA, trombus LA/LAA, LAVI, LA diameter, EF, MV mean PG, MVA Planimetri, TAPSE, TVG, RV diameter, skor Wilkins, efusi perikardium, usia, dan jenis kelamin dianalisis hubungan dan ratio odds terhadap kejadian kardiovaskular mayor pasca intervensi. Hasil: Terdapat hubungan antara mitral valve area (MVA) planimetri dengan kejadian kardiovaskular mayor pasca intervensi MVR, OR (IK95%) 3,58 (0,72-0,93), nilai p <0>
Background: Definitive management of mitral valve stenosis involves removing the obstruction, including through balloon mitral valvulotomy (BMV) and mitral valve replacement (MVR). Interventional valve procedures continue to increase in Indonesia; therefore, the risk factors for major cardiovascular events in patients with mitral stenosis who undergo surgical and non-surgical interventions still need to be studied. Identifying risk factors can help predict major cardiovascular events after surgical and non-surgical interventions. Objective: This study aims to identify the risk factors for major cardiovascular events in patients with mitral stenosis who undergo surgical and non-surgical intervention at Dr. Sardjito General Hospital Methods: This is an observational study using a retrospective cohort method with 120 subjects who underwent surgical and non-surgical interventions at Dr. Sardjito General Hospital from January 2015 to April 2021, and met the inclusion and exclusion criteria of the study. Clinical data including AF, LA/LAA thrombus, LAVI, LA diameter, EF, MV mean PG, MVA Planimetry, TAPSE, TVG, RV diameter, Wilkins score, pericardial effusion, age, and gender were analyzed for their association and odds ratio (OR) with the occurrence of major cardiovascular events post-intervention. Results: There is an association between MVA planimetry and the occurrence of major cardiovascular events after MVR intervention, with an odds ratio (95% CI) of 3.58 (0.72-0.93), p-value <0>
Kata Kunci : kejadian kardiovaskular mayor, faktor risiko, BMV, MVR, MVA planimetri, LA diameter, MACE, risk factor