Morbiditas anak di Jawa Bali :: Analisis hasil survai aspek kehidupan rumahtangga Indonesia Tahun 2000
LISTYANINGSIH, Umi, Drs. Tukiran, MA
2003 | Tesis | S2 KependudukanAnak merupakan sumber potensi dan penerus cita-cita bangsa. Oleh karena itu perlu mendapatkan perhatian dan memperoleh kesempatan tumbuh kembang secara optimal. Anak merupakan kelompok penduduk yang sangat sensitif dan keadaan kesehatan labil, daya kekebalan tubuh rendah, mudah terserang penyakit infeksi dalam masa pertumbuhan, kebutuhan zat gizi tinggi, dan merupakan sumberdaya manusia yang pada gilirannya akan tumbuh sebagai manusia produktif sebagai calon tenaga kerja, calon orang tua dan calon pemimpin bangsa. Organisasi kesehatan dunia (WHO) menganjurkan setiap negara mengupayakan peningkatan kesehatan anak (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitasi). Penelitian berjudul Morbiditas Anak di Jawa Bali menggunakan data Survai Aspek Kehidupan Rumah Tangga Indonesia tahun 2000. Prinsipnya penelitian ini merupakan analisis data sekunder dengan menggunakan metode uji beda chi square untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan morbiditas anak. Analisis didasarkan pada Teori Blum. Anak dibedakan atas umur kurang dari satu tahun, 1-4 tahun dan 5-12 tahun ternyata memiliki angka morbiditas yang berbeda. Morbiditas lebih banyak pada anak umur 1-4 dan 5-12 tahun dibandingkan dengan umur kurang dari 1 tahun. Interaksi anak dengan lingkungan yang lebih luas tidak hanya lingkungan keluarga merupakan pemicu penyebaran penyakit. Dengan kekebalan tubuh yang rendah serta pemenuhan gizi yang kurang menyebabkan mudah tertulari penyakit. Morbiditas anak berbeda secara signifikan menurut propinsi Jawa-Bali. Faktor yang dapat digunakan untuk menjelaskan perbedaan kondisi kesehatan menurut propinsi cukup bervariasi, namun secara umum kondisi kesehatan dipengaruhi oleh pendidikan ibu, jumlah anggota rumah tangga (ART), lingkungan rumah, fasilitas dan sekitar tempat tinggal seperti kepemilikan jamban, sumber air minum yang digunakan, jenis lantai, ada tidaknya kotoran ternak, dan genangan air. Faktor la in yang berhubungan adalah faktor perilaku yang terdiri dari status gizi yang diukur dengan berat badan dan tinggi badan serta pelaksanaan imunisasi pada anak dan balita serta faktor pelayanan kesehatan yang diukur dengan jumlah kunjungan ke Puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar serta jarak antara fasilitas kesehatan dengan tempat tinggal.
Children are a potential source and one that continues the nation’s goal therefore special attention and chance to grow should be given optimally. Children are categorized as sensitive population group. This group is characterized as having unstable condition, vulnerable, easy catching infectious diseases in the period of growth, needing high nutrition and will be a potential human resources in the future as man power, parent and leader of the nation. World Health Organization (WHO) suggests to every nation to improve child’s health promotion, disease prevention, curative action and health rehabilitation. This research Child Morbidity in Java Bali used The Indonesia Family Life Survey. Chi square was used in the research as a method of analysis for the purpose to compare two sample means. The analysis is based on Blum’s theory. Children less than a year, 1-4 years and 5-12 years of age have different health condition. Proportion of child’s morbidity for 1-4 years and 5-12 years of age is far more in number compared to other age groups. Child interaction with wider surronding not only in the family home could stimulate the spread of the disease. Beside that low immunity and lack of nutrition could increase the possibility to be infected. The difference of child’s morbidity could also be seen in Java-Bali provinces. Many factors could explain these differences but generally health condition is affected by mother’s education, the number of household member, house surroundings and facilities such as toilet owning and water resources. Other factors related are health behavior for example nutrition status such as body weight and height, child’s immunization and also health services measured by the number of visits to Puskesmas (Health Community Center) as basic health condition and distance between health facility and house location.
Kata Kunci : Morbiditas Anak,Menurut Umur,Jawa dan Bali, child morbidity, age of morbidity