Laporkan Masalah

Perlindungan hukum terhadap konsumen atas informasi yang menyesatkan dalam iklan obat tradisional

AMARTA, Adam, Prof.Dr. R.M. Sudikno Mertokusumo, SH

2003 | Tesis | S2 Ilmu Hukum (Magister Hukum)

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen atas informasi yang menyesatkan dalam iklan obat tradisional dan bagaimana upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen sehubungan dengan penggunaan produk obat tradisional yang tidak jelas memberikan suatu informasi. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Penelitian dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan data sekunder dengan cara me mpelajari dan menelaah buku-buku atau bahan-bahan bacaan, maupun karya-karya ilmiah, menelaah Undang-Undang Nomor. 8 Tahun 1999, dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan perlindungan konsumen, yang disebut penelitian kepustakaan, untuk menunjang dan melengkapi fakta yang ada, maka dilakukan pula penelitian lapangan dengan cara menentukan Kota Yogyakarta sebagai lokasi penelitian. Data yang diperoleh baik data primer maupun data sekunder kemudian dianalisis secara kualitatif yaitu dengan memperhatikan data yang ada dalam praktek dan dibandingkan dengan data yang diperoleh dari kepustakaan untuk kemudian ditarik kesimpulan sebagai jawaban atas permasalahan dengan menggunakan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum berupa kontrol atau pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah atau kelompok masyarakat atau orang perorangan yang bergerak dibidang perlindungan konsumen belum secara optimal melaksanakan fungsi dan tanggung jawab di bidang pengawasan baik terhadap produsen obat tradisional, distributor obat tradisional, maupun perusahaan periklanan karena beberapa kendala yang ditemui di lapangan, baik alasan yuridis, sosiologis, maupun teknis. Hal tersebut didukung dengan sikap konsumen yang tidak menggunakan haknya ketika haknya dilanggar, sehingga hak-hak konsumen sebagaimana ditentukan dalam Pasal 4 Undang-Undang Nomor. 8 Tahun 1999. Tentang Perlindungan Konsumen khususnya hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan / atau jasa belum terlaksana sebagaimana mestinya. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan di masa mendatang pemerintah lebih mensosialisasikan UndangUndang Perlindungan Konsumen sehingga masyarakat dapat mengetahui bahwa masyarakat selaku konsumen mempunyai hak-hak yang dilindungi oleh Undang-Undang. Pemerintah perlu memberikan sanksi yang tegas bagi produsen dan perusahaan periklanan yang terbukti memberikan informasi yang menyesatkan dalam iklan obat tradisional. Kata Kunci : Perlindungan Hukum Konsumen, Informasi Menyesatkan, Iklan Obat Tradisional.

The aim of this research is to study the legal protection for the consumers upon the wrong information contended in the advertisement of traditional medicine and how a legal attempt can be made by consumers in relation to the use of the product of traditional medicine which does not give clear information. The research is juridical normative in nature and was conducted by using library research, namely by perusing related books and journals, studying article no. 8 of 1999 and regulations of consumer protection. To support the existing facts, a field research was conducted by determining Yogyakarta as the location of the research. Both the primary and secondary data obtained were analyzed quantitatively, namely by examining the data existing in daily practices and comparing them to the data obtained from the library. The next step was taking a conclusion as the answer to the posed questions using deductive method. The research result indicated that the consumer’s protection in the form of controls made by the government or a group of society or individual persons working for consumer’s legal protection was far from being satisfactory. They have not performed as expected and their responsibilities to protect the consumers tended to be low. They had weak control upon the producers of traditional medicine, upon the distributors of the traditional medicine, and even upon the advertising companies. This might be because of the existing constraints caused by either juridical, sociological, or technical reasons. This was worsened by the consumers’ attitude which did not use their rights when their rights were violated, so that the consumers’ rights as written in Chapter 4 articles number 8, year 1999, about the Consumer’s Protection, especially their rights to have right, clear and accurate information about the condition and goods warranty and/or services have not been working as they should. From the research result, it is expected that in the future, the government should socialize more intensively the Laws of Consumer’s Protection so that people know that as part of a society they have their rights protected by law. The government need to give heavy penalty to the producers and advertising companies which are proven to have given wrong or misleading information in the advertisement of traditional medicines. Keywords: Consumers Legal Protection, Misleading Information, Advertisement of Traditional Medicine.

Kata Kunci : Hukum Dalam Bisnis,Perlindungan Konsumen,Iklan Obat Tradisional


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.