EKSPLORASI AKUNTABILITAS LEMBAGA AMIL ZAKAT (STUDI KASUS LEMBAGA AMIL ZAKAT INFORMAL ADIVA)
Ihsan Abi Sarwan, Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D.
2023 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSITujuan-Penelitian ini adalah mengeksplorasi mekanisme akuntabilitas yang dilakukan Lembaga Amil Zakat informal (LAZ) informal dengan menggunakan perspektif Bourdieu dan akuntabilitas dalam perspektif apa, siapa dan bagaimana Metode Penelitian-Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang digunakan berupa data primer yang berasal dari wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan kepada pengurus inti LAZ informal dan meluas kepada pihak-pihak lain yang mengetahui informasi terkait praktik akuntabilitas. Total terdapat 14 narasumber mewakili 13 pihak yang terkait dengan akuntabilitas LAZ informal. Observasi dilakukan pada kantor dan lingkungan LAZ informal. Penelitian juga menggunakan data sekunder berupa dokumentasi seperti laporan keuangan, lembar verifikasi dan informasi dari media sosial. Temuan-Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa akuntabilitas lembaga zakat informal dipengaruhi oleh habitus, kapital serta posisi mereka di dalam bidang pengelolaan zakat (termasuk infak dan sedekah). Habitus menjadi nilai dasar akuntabilitas yang mereka lakukan, kapital berkontribusi dalam hal pemikiran dan perancangan cara-cara yang menunjukkan akuntabilitas dan posisi mereka dalam bidang memberikan pengaruh berupa pemenuhan akuntabilitas sebagai pengelola zakat infak dan sedekah secara informal. Praktik akuntabilitas yang mereka lakukan juga dapat dilihat dari berbagai macam perspektif akuntabilitas yang sesuai dengan kondisi mereka dan pengaruh dari habitus, kapital dan posisi mereka dalam bidang pengelola zakat (termasuk infak dan sedekah) Orisinalitas-Penelitian ini mengeksplorasi akuntabilitas dari lembaga zakat informal menggunakan teori praktik Bourdieu untuk menjelaskan praktik akuntabilitas yang dilakukan serta menganalisisnya dari berbagai macam perspektif akuntabilitas. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan referensi dari masih sedikitnya penelitian terkait dengan pengelola atau lembaga amil zakat informal yang tidak terafiliasi dengan pemerintah maupun BAZNAS serta penelitian yang secara khusus membahas akuntabilitas dari pengelola zakat.
Objectives-The purpose of this study is to explore the accountability mechanisms carried out by the informal Amil Zakat Institution Research Methods-The research method used in this study was a qualitative method with a case study approach. The data used was primary data derived from interviews and observations. Interviews were conducted with the informal LAZ core management and extended to other parties who had the information regarding accountability practices. In total, there were 14 sources representing 13 parties related to informal LAZ accountability. Observations were made in the office and informal LAZ environment. The research also used secondary data in the form of documentation such as financial reports, verification sheets, and information from social media. Findings-The findings of this study indicated that the accountability of informal zakat institutions was influenced by their habitus, capital, and position in the field of zakat management (including infaq and alms). Habitus served as the basic value of the accountability that they carried out while capital contributed in terms of thinking and designing ways to show accountability and their position in the field of giving influence in the form of fulfilling accountability in accordance with their status in the field of managing zakat, including infaq and alms. The accountability practices that they carried out could also be seen from various accountability perspectives that were in accordance with their conditions and the influence of their habitus, capital, and position in the field of managing zakat (including infaq and alms) Originality-This study explores the accountability of informal zakat institutions by using Bourdieu's practice theory to explain accountability practices and analyze them from various accountability perspectives. This research is expected to be an additional reference from the limited research related to informal zakat administrators or institutions that are not affiliated with the government or BAZNAS as well as research that specifically discusses the accountability of zakat administrators.
Kata Kunci : Akuntabilitas, Teori Praktik Bourdieu, Lembaga Zakat Informal