Laporkan Masalah

Analisis Akuntabilitas Keuangan atas Pengelolaan Aset Wakaf (Studi Kasus Pada Majelis Wakaf Dan Kehartabendaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewah Yogyakarta)

Nur Hazimah Alimuddin, Aprillia Beta Suandi, S.E., M.Ec

2023 | Tesis | MAGISTER AKUNTANSI

Tujuan - Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana dan kepada siapa praktik akuntabilitas keuangan, serta mengidentifikasi dan menganalisis penerapan PSAK 112 dalam pelaporan keuangan Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY Metode Penelitian - Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewah Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi Temuan - Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa praktik akuntabilitas keuangan yang dilakukan oleh Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY berbeda setiap jenis wakaf yang diterimanya. Praktik akuntabilitas keuangan tersebut diperuntukkan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY merasa tidak berkewajiban untuk melakukan akuntabilitas keuangan kepada wakif karena Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY memandang aset yang telah diwakafkan bukan menjadi milik wakif dan Muhammadiyah, melainkan milik Allah SWT sehingga Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY lebih mengutamakan realisasi amanah dari wakif yang merupakan bentuk akuntabilitas kepada Allah SWT. Karena itu, akuntabilitas sekunder yakni kepada manusia menjadi kurang. Hal tersebut dapat membuka celah terjadinya berbagai kasus dalam pengelolaan wakaf. Selain itu, praktik akuntabilitas keuangan yang dijalankan oleh Majelis W akaf dan Kehartabendaan PWM DIY masih belum sepenuhnya sesuai dengan PSAK 112. Orisinalitas - Penelitian ini menunjukkan praktik akuntabilitas keuangan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat. Selain itu, penelitian ini menunjukkan penerapan PSAK 112 pada pelaporan keuangan wakaf

Objectives - The purpose of this study is to identify and analyze how and to whom financial accountability practices, as well as identify and analyze the application of PSAK 112 in the financial reporting of the PWM DIY Waqf and Property Assembly Research Methods - This research method used a qualitative approach with a case study approach on Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta. Data collection was done through interviews, observation, and documentation Findings - The findings of this study indicate that the practice of financial accountability carried out by Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY is different for each type of waqf it received. This financial accountability practice is intended for Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY. Majelis Wakaf dan Kehartabendaan. PWM DIY feels having no obligation to carry out financial accountability to wakif because Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY views that the assets that have been donated do not belong to the wakif and Muhammadiyah but belong to Allah SWT so that Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY prioritizes the realization of the mandate from wakif which is a form of accountability to Allah SWT. Because of this, secondary accountability, namely to humans, is lacking. This can open loopholes for various cases in waqf management. In addition, the practice of financial accountability carried out by Majelis Wakaf dan Kehartabendaan PWM DIY is still not fully following PSAK 112. Originality - This research shows the financial accountability practices carried out by community organizations. In addition, this study demonstrates the application of PSAK 112 to waqf financial reporting

Kata Kunci : Accountability, Waqf, PSAK 112

  1. S2-2023-485540-abstract.pdf  
  2. S2-2023-485540-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-485540-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-485540-title.pdf