Instructor's Perspective on the Application of Online Anatomy Learning for Undergraduate Medical Students in Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada
GABRIELA P DINDA R M, dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D; dr. Rachmadya Nur Hidayah, M.Sc., Ph.D
2023 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar Belakang: Anatomi adalah mata pelajaran yang diajarkan selama masa pre-klinik untuk mahasiswa kedokteran baik dalam kuliah maupun sesi praktikum. Pembelajaran anatomi melibatkan cadaver proseksi sebagai media pembelajaran utama yang dalam pelaksanaannya diajarkan oleh ahli anatomi atau asisten. Selama pandemi Covid-19, praktikum secara luring tidak dapat dilakukan karena wabah yang mudah menular, sehingga instruktur harus menghadapi adaptasi dari pembelajaran anatomi luring menjadi pembelajaran daring. Oleh karena itu, penting untuk dilakukan studi mengenai pandangan instruktur dalam pelaksanaan pembelajaran anatomi daring. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif instruktur dalam melakukan praktikum anatomi daring sebagai pengganti praktikum luring bagi mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Metode: Analisis deskriptif dilakukan dengan metode cross-sectional untuk mengukur dan menyimpulkan pandangan instruktur terhadap sesi praktikum anatomi daring di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada. Data yang diperoleh adalah kuantitatif dengan pertanyaan skala Likert yang dilengkapi dengan pertanyaan terbuka dari instruktur anatomi termasuk asisten anatomi dan dokter magang yanag memiliki pengalaman dalam mengajar anatomi selama pandemi Covid-19. Hasil: Pembelajaran daring memberikan kesempatan bagi instruktur untuk mengeksplorasi media pembelajaran dan menyediakan desain alur pembelajaran praktikum yang lebih baik. Namun, media pembelajaran yang mengalami perubahan menyebabkan kesulitan bagi instruktur untuk memberikan orientasi tiga dimensi mengenai struktur anatomi manusia yang kompleks. Kurangnya interaksi antara mahasiswa dan instruktur secara langsung dengan pertemuan virtual menyebabkan berkurangnya partisipasi mahasiswa dan kesulitan dalam menilai pemahaman mahasiswa terkait dengan materi anatomi pada sesi praktikum. Kesimpulan: Sesi praktikum anatomi daring tidak dapat menggantikan pelaksanaan anatomi secara luring. Sebaliknya, pembelajaran praktikum luring yang dipadukan dengan pemanfaatan teknologi sebagai sumber belajar dapat meningkatkan pengembangan pembelajaran praktikum.
Background: Anatomy is the subject taught during pre-clinical years for medical students in both lectures and laboratory practical sessions. It involves prosected cadavers as the main study tool which is assisted by anatomists or teaching assistants. During the Covid-19 outbreak, this type of practical session is impossible to be conducted since the virus is highly transmissible, wherefore instructors should face the challenging adaptation from face-to-face anatomy learning to online learning. Therefore, it is essential to take the instructor�¢ï¿½ï¿½s point of view in implementing online anatomy learning. Objective: This research�¢ï¿½ï¿½s goal is to find out the instructor�¢ï¿½ï¿½s perspective in conducting online anatomy practical session as opponent to laboratory practical session for undergraduate medical students in Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada. Methods: A descriptive analysis will be conducted with a cross-sectional method to measure and conclude the instructors�¢ï¿½ï¿½ view of the online anatomy practical session in the Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing Universitas Gadjah Mada. The data will be obtained quantitatively by Likert scale questions provided with open-ended questions from anatomy instructors including student teaching assistants and internship doctors who have experience in teaching anatomy during the Covid-19 pandemic. Result: Online learning provides an opportunity for instructors to explore learning media and provide better instructional designs for practical session. However, the transition of learning media induce difficulties for instructors to provide a three-dimensional orientation regarding complex human anatomical structures. The lack of interaction between students and instructors directly with virtual meetings causes reduced student participation and difficulties in assessing student understanding related to anatomy material in practical sessions. Conclusion: In instructors opinion, online learning provide opportunities for educator to explore learning medias and improve the sequence of practical session. However, offline laboratory session using cadaver as learning media was an irreplaceable method of anatomy practical session since it provides students with three-dimensional perception of human anatomical structure.
Kata Kunci : Anatomy, Education, Teaching, COVID-19, Online, Perspective, Instructor