Laporkan Masalah

GAMBARAN JENIS KEKERASAN PADA KASUS KRIMINAL YANG DITEMUKAN PADA PEMERIKSAAN JENAZAH FORENSIK DI INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK RSUP DR SARDJITO TAHUN 2010-2020

FARIDA ROTUA MANALU, dr. Martiana Suciningtyas Tri Artanti, Sp.F; dr. Hendro Widagdo, Sp.F.M(K)

2023 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Rasa aman dan kebebasan dari kekerasan merupakan hak dari setiap manusia tanpa adanya pengecualian. Namun, pada kenyataannya tindak kekerasan masih marak ditemukan di Indonesia. Dalam pembuktian kekerasan pada kasus kriminal, serangkaian pemeriksaan tubuh jenazah diperlukan untuk mengidentifikasi fakta-fakta kematian yang diperlukan oleh pengadilan. Pemeriksaan tubuh jenazah (otopsi) merupakan tindakan yang dapat digunakan untuk penyelidikan kematian yang dirasa tidak wajar untuk kepentingan penegakan hukum, terutama untuk mengungkapkan penyebab kematian, mekanisme kematian, dan waktu kematian. Identifikasi ini sangat penting karena kekerasan dapat terjadi dengan beragam bentuk dan latar belakang.

The feeling of security and freedom from violence are the rights of every human being without exception. However, in reality acts of violence are still common in Indonesia. In proving violence in criminal cases, a series of examinations of the body is required to identify the facts of death required by the court. Examination of a corpse (autopsy) is an action that can be used to investigate a death that is deemed unnatural for the benefit of law enforcement, especially to reveal the cause of death, the mechanism of death, and the time of death. This identification is very important because violence can occur in various forms and backgrounds.

Kata Kunci : Jenis kekerasan, kasus kriminal, kematian, tindak kekerasan, otopsi

  1. S1-2-23-445305-title.pdf  
  2. S1-2023-445305-abstract.pdf  
  3. S1-2023-445305-bibliography.pdf  
  4. S1-2023-445305-tableofcontent.pdf