Laporkan Masalah

GAMBARAN FAKTOR RISIKO KEMATIAN MENDADAK (SUDDEN DEATH) YANG DITANGANI DI INSTALASI KEDOKTERAN FORENSIK RSUP DR. SARDJITO PERIODE TAHUN 2010-2020

FIDEL ARSALA A, dr. Hendro Widagdo, Sp.F.M.(K); dr. Dewanto Yusuf P.,M.Sc., Sp.F.M.

2023 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Latar Belakang: Kematian mendadak didefinisikan sebagai kematian tidak terduga yang terjadi kurang dari 24 jam sejak timbulnya gejala (atau dalam beberapa menit bahkan detik). Tidak banyak penyakit yang dapat menyebabkan kematian dalam beberapa menit setelah timbulnya gejala. Berbagai faktor risiko dapat menyebabkan kejadian ini, seperti usia, jenis kelamin, gaya hidup, dan lain-lain. Penelitian ini membahas tentang faktor risiko serta penyebab, baik prediksi maupun penyebab pasti kematian mendadak dari hasil pemeriksaan luar dan dalam pada data Visum et Repertum (VeR). Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko korban yang diduga meninggal akibat kematian mendadak yang ditangani di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr. Sardjito periode tahun 2010�2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan desain studi potong lintang menggunakan data sekunder Visum et Repertum (VeR). Populasi penelitian adalah kasus kematian mendadak yang ditangani dan tercatat dalam visum et repertum di Instalasi Kedokteran Forensik RSUP Dr. Sardjito periode 1 Januari 2010 sampai 31 Desember 2020. Subjek penelitian adalah jenazah yang diduga meninggal akibat kematian mendadak pada semua kategori usia. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Pada penelitian ini ditemukan 120 subjek yang meninggal akibat kematian mendadak dengan prevalensi tertinggi terjadi pada laki-laki (99 kasus atau 82,50%), usia lansia (�46 tahun) (73 kasus atau 60,83%), kelebihan berat badan (70 kasus atau 58,33%) dengan sistem kardiovaskular yang menjadi prediksi penyebab kematian mendadak tertinggi (63 sampel atau 56,76%) dari pemeriksaan luar (111 sampel atau 92,50%) dan sistem kardiovaskular juga menjadi penyebab utama kematian mendadak (6 sampel atau 66,67%) dari pemeriksaan luar dalam (9 sampel atau 7,50%). Kesimpulan: Faktor risiko kematian mendadak adalah jenis kelamin laki-laki, usia lansia, dan indeks massa tubuh lebih dari normal (� 23 kg/m2) dengan sistem kardiovaskular sebagai penyebab utama kematian mendadak.

Background: Sudden death is defined as unexpected death occurring less than 24 hours from the onset of symptoms (or within minutes or even seconds). There are not many diseases that can cause death within minutes of the beginning of symptoms. Various risk factors can cause this event, such as age, gender, lifestyle, and others. This study discusses the risk factors, predictions, and exact causes of sudden death, from the results of external and internal examinations in the Visum et Repertum (VeR) data. Objective: To find out the risk factors for victims suspected of dying from sudden death handled at the Forensic Medicine Installation of RSUP Dr. Sardjito period 2010�2020. Method: This research is a descriptive observational study with a cross-sectional study design using secondary data from Visum et Repertum (VeR). The study population was sudden death cases handled and recorded in the visum et repertum at the Forensic Medicine Installation of RSUP Dr. Sardjito for January 1, 2010, to December 31, 2020. The research subjects were corpses suspected of having died from sudden death in all age categories. Data analysis using univariate analysis. Results: In this study, 120 subjects died due to sudden death with the highest prevalence occurring in males (99 cases or 82,50%), elderly (� 46 years) (73 cases or 60,83%), overweight body (70 cases or 58,33%) with the cardiovascular system being the highest predictive cause of sudden death (63 samples or 56,76%) from an external examination (111 samples or 92,50%). The cardiovascular system is also the leading cause of sudden death (6 samples or 66,67%) from the internal examination (9 samples or 7,50%). Conclusion: The risk factors for sudden death were male sex, old age, and a body mass index greater than normal (� 23 kg/m2), with the cardiovascular system as the leading cause of sudden death.

Kata Kunci : kematian mendadak, autopsi, faktor risiko, usia, indeks massa tubuh