Laporkan Masalah

Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Risiko (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Selama Pandemi COVID-19)

EVA NATHANIA SITEPU, Zuni Barokah, S.E., M.Comm., Ph.D., CA.

2023 | Skripsi | S1 AKUNTANSI

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendapatkan bukti empiris pengaruh sektor industri, ukuran perusahaan, leverage, komisaris independen, dan jenis auditor terhadap pengungkapan risiko. Pengungkapan risiko diukur menggunakan skor pengungkapan risiko berdasarkan Gonidakis et al. (2020) dengan metode analisis konten. Sektor industri diukur menggunakan variabel dummy dengan nilai 1 jika perusahaan termasuk dalam sektor industri terkait berdasarkan klasifikasi IDX-IC dan nilai 0 jika tidak. Ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset. Leverage diukur menggunakan proporsi total liabilitas terhadap total aset perusahaan. Komisaris independen diukur menggunakan proporsi komisaris independen terhadap dewan komisaris. Jenis auditor diukur menggunakan variabel dummy dengan nilai 1 jika perusahaan merupakan klien KAP Big 4 dan nilai 0 jika tidak. Sampel penelitian ini terdiri dari 216 perusahaan nonkeuangan yang terdaftar pada Papan Utama Bursa Efek Indonesia pada tahun 2020. Data penelitian ini merupakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keuangan tahun 2020. Penelitian ini menggunakan model regresi liner berganda untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian ini menemukan ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan risiko. Namun, penelitian ini menemukan sektor industri, leverage, komisaris independen, dan jenis auditor tidak berpengaruh positif terhadap pengungkapan risiko. Selain itu, variabel kontrol likuiditas dan jumlah direksi tidak berpengaruh terhadap pengungkapan risiko.

This research aims to examine and obtain empirical evidence of the effect of sector industry, firm size, leverage, independent commissioner, and type of auditor on risk disclosure. Risk disclosure is measured using a risk disclosure score based on Gonidakis et al. (2020) with the content analysis method. Sector industry is measured using a dummy variable with a value of 1 if the company is included in the related sector industry based on IDX-IC classification and a value of 0 if not. Firm size is measured using the natural logarithm of total assets. Leverage is measured using a proportion of total liability to total assets. Independent commissioner is measured using a proportion of independent commissioners to the board of commissioners. Type of auditor is measured using a dummy variable with a value of 1 if the company is a client of Big 4 accounting firms and a value of 0 if not. The sample in this research consists of 216 nonfinancial companies listed on Indonesia Stock Exchange in 2020. The data of this research are secondary data from 2020 annual reports and financial reports. This research uses a multiple linear regression model to test the hypotheses. The result of this research finds that firm size has a positive effect on risk disclosure. However, this research finds that sector industry, leverage, independent commissioner, and type of auditor have no positive effect on risk disclosure. Moreover, liquidity and number of directors control variables have no effect on risk disclosure.

Kata Kunci : pengungkapan risiko, sektor industri, ukuran perusahaan, leverage, komisaris independen, jenis auditor

  1. S1-2023-411767-abstract.pdf  
  2. S1-2023-411767-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-411767-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-411767-title.pdf