Social mobility in William Dean Howells's :: The Rise Ofsilas Lapham
NUGROHO, Tri Wahyu, Drs. Djoko Moerdiyanto, MA
2003 | Tesis | S2 Pengkajian AmerikaPenelitian ini menyajikan sebuah analisa tentang perubahan sosial, khususnya mobilitas sosial yang diungkapkan dalam novel William Dean Howells yang berjudul The Rise of Silas Lag'nam. Mobilitas sosial tersebut dialami oleh dua keluarga, yaitu keluarga Lapham dan keluarga Correy. Keluarga Lapham mewakili keluarga yang pada awalnya miskin kemudian menjadi keluarga kaya baru yang mengalami kenaikan kelas sosial- Keluarga Lapham mempunyai silat mementingkan diri sendiri, lugas norak dan sombong suka pamer kekayaan. Sedangk‘an keluarga Correy mewakili kelas atas yang sedang mengalami penurunan posisi kelas sosial karena kekayaan mereka mulai menyusut. Keluarga Correy adalah potret kalangan aristokrat yang biasa disebut Boston Brahmin, yang telah mewarisi kekayaan yang berlimpah yang bisa dinikmati secara turun temurun. Disamping itu, penelitian ini juga menjelaskan hubungan novel tersebut sebagai produk aliran realisme dengan kondisi kehidupan sosial orang Amerika di akhir abad ke sembilan belas saat karya itu diciptakan. Beberapa pendekatan digunakan dalam penelitian ini. Teori mimetic Abram memandang suatu karya sastra sebagai tiruan, cenninan, dan lambang dari dunia dan kehidupan manusia, dengan kriteria utaman dari karya sastra adalah kebenaran dari segala sesuatu yang dilambangkan nya, Rene Wellek memandang sebuah karya sastra sebagai dokumen sosial dan potret realitas masyarakat. Gene Wise berpendapat bahwa mikrokosmos (sesuatu yang kecil seperti karya sastra) dapat mewakili makrokosmos (kehidupan pada umumnya). Henry Nash Smith menyarankan bahwa penelitian pada karya saslra harus mempertimbangkan data- data dan metode sosiologi, sejarah, dan antropologi. Lucien Goldman berpendapat bahwa sebagai produk dunia kehidupan masyarakat yang selalu berubah, suatu karya sastra merupakan sualu kesatuan dinamis yang bermakna sebagai perwujudan dari niiai-nilai dan kejadian penting pada jaman karya sastra itu. Penelitian in menemukan hal-hal penting. Melalui karyanya, William Dean Howells sebagai pendiri aliran realisme mengkritik sifat dan penlaku keluarga kaya baru yang menikmati peningkatan kekayaan yang berlimpa'n tapi masih memiliki kedangkalan budaya pencenninan dari Gilded Age. Dia juga merekam perekonomian Amerika dan puncak dari kemajuan industri dan depresi yang terjadi dalam tahun tahun 1870 an. Hal ini dilambangkan oleh keberhasilan materi dan kebangkrulan Silas Lapham dalam bisnis cat. Kelebihan kekayaan yang diperoleh dari kegiatan usaha mengakibatkan mobilitas sosial dalam strata sosial di Amerika. Hal ini menggoyahkan posisi kelas atas yang sudah lama mantap, yang bergaya hidup aristocrat. Kekayaan berlaku sebagai sarana utama untuk pamer dan mencapai pengakuan sosial. Kata-kata kunci: aristokrasi, industrialisasi, perubahan sosial, mobilitas sosial,
This study presents an analysis on social change, especially social mobility depicted in Howells’s novel The Rise of Silas Lapham. Social mobility is experienced by two families, namely: the Laphams and the Coreys. The former represents the poor farmer becoming the newly rich who are striving upward. The newly rich Lapham is characterized by selfishness, vulgarity and arrogance in the display of wealth. The latter represents the upper class that is in the declining position because of their reducing wealth. The Coreys is a portrait of aristocrat and Boston Brahmin, whose wealth passed intact through several generations. Besides, this study also describes some relevance between the novel as the product realistic movement and the contextual situation of the era in which the work was created. Some theoretical approaches are used in this study. Abrams’s mimetic theory views a literary work as an imitation, reflection, and representation of the world and human life, and with the primary criterion applied to a work is that of the truth of its representation to the subject matter it represents or should represent. Wellek views a literary work as a social document and portrait of social realities. Gene Wise thinks that microcosm ( a literary work) represents macrocosm (the life at large). Henry Nash Smith suggests that a literary study should take account of sociological, historical, and anthropological data and methods. Lucien Goldman considers that as product of a changing social world, a literary work is a meaningful dynamic unity as the manifestation of values and important events in its era. This study finds some significant things. Through his work William Dean Howells as the founder of realism criticizes the behavior and conduct of the newly rich who enjoy material rise but preserve cultural shallowness as the reflection of the Gilded Age. He also documents the American economy and its climax of business advancement and great depression that happened in 1870s. This is represented by Lapham’s material success and collapse in paint business. The surplus of wealth obtained from business activity results in social mobility in the social stratification in America. This also shatters the established position of the upper class, which adopt aristocratic life style. Wealth serves as the main means of social recognition and display.
Kata Kunci : Sastra Inggris Amerika,Novel William Dean Howells's,Perubahan Sosial, aristocracy, industrialization, social change, social mobility, social recognition, and the newly rich family.