Laporkan Masalah

Pengembangan Decision Support System untuk perencanaan drainase kota (Kasus Kali Semarang) :: Kajian sistem pendukung Keputusan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process, AHP

SANTOSO, Dharmawan, Dr.Ir. H. Budi Wignyosukarto, Dipl.HE

2003 | Tesis | S2 Teknik Sipil

Keterkaitan pola drainase perkotaan untuk pengendalian banjir dengan kriteria teknik, finansial, ekonomi sosial budaya serta lingkungan telah membuat rumitnya perencanaan jaringan drainase saat ini. Terjadinya konflik kepentingan menjadi masalah tersendiri. Penyusunan urutan prioritas menjadi penting. Suatu penelitian yang mempelajari proses pembuatan keputusan yang membantu perencanaan drainase kota menjadi sangat menarik dilakukan. Suatu kajian pengembangan Sistem Pendukung Keputusan (Decision support system) untuk drainase kota dicoba untuk mengkaitkan aspek teknik, finansial, ekonomi social budaya serta lingkungan. Decision support system dianalisis berdasarkan metode Multi Criteria Decision Making (MCDM), khususnya Analitycal Hierarchy Process (AHP). AHP digunakan untuk pemilihan yang paling optimal dari alternatif yang memungkinkan. Hirarki keputusan akan menunjukan secara obyektif tujuan yang akan dicapai (Goal), kriteria, subkriteria untuk kemudian membentuk suatu alternatif. Kajian ini diterapkan di Kota Semarang Tengah khususnya drainase Kali Semarang. Pengerukan dasar saluran, peninggian tanggul serta kolam penampung sementara beserta stasiun pompa adalah alternatif penyelesaian beserta evaluasi dan analisanya. Skala prioritas disesuaikan dengan nilai pada masing-masing level hirarki. Penilaian pada masing-masing level berdasarkan pada urutan prioritas dari alternatif dengan pertimbangan yang obyektif dari sintesa masalah. Pada akhir dari penelitian diharapkan mendapatkan keputusan yang optimal dan urutan prioritas yang telah dikaji serta pertimbangan kriteria yang ada. Pertimbanganpertimbangan yang megikuti kriteria dan sub kriteria disajikan pada hasil penelitian dan pembahasan berserta urutan prioritasnya.

This research is based on data or information collected during study period. Conection between pattern of urban drainage for flood controll with engineering criteria, finance, economics and cultural, and environment currently complicated urban drainage plan. Conflict of interest became a kind of problem to consider , therefore priority arrangement develop to be significant. It is interesting to carry out such a research studying decision process to assist urban drainage plan. Decision Support System (DSS) development are tested to replace engineering aspect, finance, economic and culture and environment. DSS was analyzed based on Multi Criteria Decision Making (MCDM) method, especially Analitycal Hierarchy Process (AHP). AHP was occupied for the most optimal selection of possible alternatives provided. Decision Hierarchy would show objectively goals, criteria, subcriteria to form into alternatives. This study was applied in central Semarang especially Kali Semarang drainage. Bottom of chanel excavation, embankment raising and retarding pond within pump station are some alternatives for solution. Priority scale was presented in rate at each hierarchi level. Representative rate of each level was based on priority score of alternative involving abjectively consideration of problem synthesis. Finally research was found to abtain optimal decision by considering studied priority and provided criteria. There was Considerations included criteria and sub criteria. Alternative I, Bottom of chanel excavation has got a priority value 59 % from global priority, Alternative II, embankment raising has got a priority value 28 %, and retarding pond within pump station has got a priority value 13 %.

Kata Kunci : Drainasi Kota, Pengendalian Banjir, DSS, Analytical Hierarchy Process, AHP, Global priority, Urban Drainage Plan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.