Laporkan Masalah

Analisis hubungan antara konflik pekerjaan keluarga, konflik keluarga pekerjaan dan berbagai aspek kepuasan kerja

RATNASARI, Agatha Septianna Sri, Drs. Gugup Kismono, MBA

2003 | Tesis | S2 Manajemen

Konflik pekerjaan keluarga telah seringkali diteliti di dalam literatur manajemen sumber daya manusia dan psikologi industrial/organisasional. Konflik antara tanggung jawab pekerjaan dan keluarga dan pengaruhnya terhadap karyawan menjadi isu yang semakin penting baik di dalam publikasi populer maupun akademik. Bidang konflik antara pekerjaan dan keluarga memiliki dua sebutan yaitu konflik pekerjaan keluarga dan konflik keluarga pekerjaan (Netemeyer, et al., 1996). Riset ini meneliti hubungan antara konflik antar bidang dalam bentuk konflik pekerjaan keluarga dan konflik keluarga pekerjaan dengan berbagai aspek dari kepuasan kerja karyawan. Respondennya adalah perwira polisi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dipilih melalui metode purposive sampling. Kuesioner yang didistribusikan berjumlah 170 dengan response rate sebesar 89,4%. Hipotesis diuji menggunakan analisis korelasi dan regresi berganda. Hasilnya mengindikasikan bahwa konflik pekerjaan keluarga berhubungan secara signifikan dengan berbagai aspek kepuasan kerja kecuali kepuasan terhadap rekan kerja. Konflik keluarga pekerjaan secara konsisten berhubungan secara signifikan dengan berbagai aspek kepuasan kerja. Secara umum, tidak seperti yang diharapkan, konflik pekerjaan keluarga maupun konflik keluarga pekerjaan merupakan prediktor yang penting terhadap berbagai aspek kepuasan kerja. Tidak satupun dari konflik tersebut menjadi lebih penting dari yang lainnya. Implikasi manajerial dan arahan untuk penelitian teoritis di masa yang akan datang juga ditampilkan di dalam penelitian ini.

Work family conflict has been examined quite often in human resources management and industrial/organizational psychology literature. Conflict between work and family responsibilities and its effect on employees is an issue of increasing importance in both popular and academic publications. This conflict between work and family domains has been given two labels: work-family conflict and family work conflict (Netemeyer, et al.,1996). This research investigates the relationship between inter-domain conflict in the form of workfamily conflict and family work conflict with various facets of employee job satisfaction. Police officers in Daerah Istiwewa Yogyakarta (DIY) area as respondents on this study, which selected through purposive sampling method. 170 questionaires were distributed with response rate 89,4%. The hypotheses are tested using correlations and multiple regression analysis. Results indicate that work family conflict is significantly related to all facets of job satisfaction except satisfaction with co-workers. Family-work conflict is consistently significant related to all facets of job satisfaction. In general, not as expected, both conflict between work–family conflict and familywork conflict are important predictors of various aspects of job satisfaction. No one of the conflicts become more important than other. Managerial implications are included as well as directions for future theoritical research.

Kata Kunci : Kepuasan Kerja,Konflik Keluarga dan Pekerjaan, Work-family conflict, family-work conflict, job satisfaction

  1. S2_PAS_2003_AGATHA_SEPTIANNA_SRI_RATNASARI_ABSTRACT_PDF.pdf  
  2. S2_PAS_2003_AGATHA_SEPTIANNA_SRI_RATNASARI_BIBLIOGRAPHY_PDF.pdf  
  3. S2_PAS_2003_AGATHA_SEPTIANNA_SRI_RATNASARI_TABLE_OF_CONTENT_PDF.pdf  
  4. S2_PAS_2003_AGATHA_SEPTIANNA_SRI_RATNASARI_TITLE_PDF.pdf