Peran dukungan suami dan dukungan organisasional dalam memoderasi hubungan antara tuntutan waktu peran kerja dengan konflik peran ganda
KUSWANTI, Herlina Dyah, Dr. Bambang Riyanto LS., MBA
2003 | Tesis | S2 ManajemenAkhir-akhir ini semakin banyak perempuan yang terjun ke dunia kerja. Sayangnya, hal ini seringkali tidak diimbangi dengan pembagian kerja yang setara dalam kehidupan keluarganya. Hal ini menimbulkan beban ganda pada perempuan. Kondisi ini bisa memicu munculnya konflik peran ganda, yang pada akhirnya bisa menyebabkan stres kerja. Penelitian ini dilakukan untuk melihat peran dukungan suami dan dukungan organisasional dalam memoderasi hubungan antara tuntutan peran waktu kerja dengan konflik peran ganda. Populasi dalam penelitian ini adalah perempuan bekerja yang sudah menikah serta memiliki anak dibawah usia 6 tahun. Sampel diambil dari karyawati bank di kota Jogjakarta dan Surakarta. Ada 80 responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengujian terhadap efek moderasi dari dukungan suami dan dukungan organisasional dilakukan dengan analisis regresi berganda. Sementara hubungan antara konflik peran ganda dengan stres kerja dilihat dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil menunjukkan baik dukungan suami ma upun dukungan organisasional tidak menimbulkan efek moderasi pada hubungan antara tuntutan waktu peran kerja dengan konflik peran ganda. Namun konflik peran ganda menunjukkan hubungan yang positif dan signifikan dengan stres kerja.
There has been a dramatic increase in the number of women who share the breadwinning role with their husband. Unfortunately, this is not followed by sharing of domestic work within the family. It gives double burden to women. This condition may lead women for getting multiple role conflict, that can cause job stress. The present research studied roles of spouse and organizational support in moderating relationship between time demand of job role and multiple role conflict. Population of this research were married working women who had at least 1 child under 6 years. Sample was bank workers in Jogjakarta and Surakarta. There were 80 respondents participated in this research. Multiple regression analyses was used to test moderating effects of spouse support and organizational support. Simple linear regression analyses was used to test relationship between multiple role conflict and job stress. Contrary to prediction, result showed whether spouse nor organizational support didn’t give moderating effect on the relationship between time demand of job role and multiple role conflict. Result indicated support for relationship between multiple role conflict and job stress
Kata Kunci : Manajemen Sumberdaya Manusia,Konflik Peran Ganda, time demand of job role, multiple role conflict, spouse support, organizational support, job stress